Pakar Ajak Masyarakat Dukung Perbaikan Pelayanan Publik Bea Cukai

- Penulis Berita

Rabu, 8 Mei 2024 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaran Jabodetabek- Pakar keamanan nasional dan intelijen Dr. Stepi Anriani menilai kinerja Bea Cukai selama ini masih baik. Hal ini disampaikan seiring adanya perhatian masyarakat ini terhadap kinerja kepabeanan belakangan ini.

Mulanya, Ia menyampaikan bahwa perhatian masyarakat terhadap kinerja Bea Cukai adalah wajar. Namun, Dr. Stepi mengingatkan agar kesalahan oknum tidak dijadikan kesalahan institusi.

“Jika oknum lembaga terlibat maka harus dievaluasi, bukan lembaganya kemudian dicaci maki. Karena, masih banyak pegawai yang berdedikasi dan tulus dalam bekerja,” imbuhnya.

Dirinya mensinyalir ada pihak-pihak tertentu yang diduga ingin melemahkan dan merusak reputasi institusi Bea Cukai.

“entah apa motifmya” ujar Dr. Stepi.

Lebih lanjut, Dirinya menepis kabar yang menuding institusi Bea Cukai yang diperbincangkan hendak memakai jasa influencer untuk menjadi buzzer untuk memulihkan citra institusi lantaran Bea Cukai juga telah membantah hal tersebut.

“Apa yang dituduhkan bisa diduga sebagai pencemaran nama baik institusi Bea Cukai,” terang Stepi.

Lebih lanjut, pakar keamanan nasional dan intelijen itu memandang Bea Cukai terus bertransfomasi dan melakukan perbaikan di segala lini. Contohnya dibuktikan dengan tidak menghalangi penyelidikan dan penyidikan anggotanya yang bermasalah.

Dr. Stepi juga mengapresiasi kinerja Bea Cukai yang merupakan bagian dari Kementerian Keuangan. Menurutnya, institusi yang dipimpin oleh Sri Mulyani itu adalah tulang punggung negara yang fokus kepada permasalahan keuangan, fiskal, membantu penerimaan negara, dan menjaga stabilitas negara dari krisis ekonomi dunia

“Bea Cukai adalah milik publik dan negara yang harus kita jaga martabat dan wibawanya,” pungkasnya

Di tempat terpisah, Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Soekarno-Hatta, Gatot Sugeng Wibowo menganggap persoalan penahanan barang dipicu adanya ketidaktahuan aturan yang ada di Indonesia.

“Sesuai dengan aturan cuma kan memang ada beberapa yang dari importirnya kadang-kadang tidak paham dengan aturan kita ini,” kata Gatot

Lebih lanjut, Gatot memandang persoalan tersebut juga dipicu adanya miskomunikasi. Karena itu, pihaknya berharap komunikasi dapat terus diperbaiki.

“Miskomunikasi seperti itu saja sehingga ini coba komunikasikan lebih baik lagi ke depan,” ucapnya.

Untuk diketahui, Kementerian Perdangangan saat ini telah menghapus pembatasan jenis dan jumlah barang belanjaan impor yang dapat dibawa penumpang atau dikirim dari luar negeri seiring dikeluarkannya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 7 Tahun 2024.

Aturan ini juga mencabut sejumlah ketentuan yang dianggap memberatkan, khususnya bagi pekerja migran dan mahasiswa yang pulang dari luar negeri dengan membawa barang pribadi.

Keberadaan aturan tersebut diharapkan dapat mengakhiri polemik dan ketidakpuasan masyarakat terkait Bea Cukai.

Berita Terkait

Dr Awaluddin Faj, M.Pd Alumni UNIDA Gontor hadiri Sarasehan Guru Besar & Doktoral Alumni Gontor Dalam Rangka 100th Pondok Modern Darussalam Gontor
Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak, PTTEP Indonesia Bersama Dompet Dhuafa Selenggarakan Edukasi Nutrisi dan Senam Hamil
Ke PMI Jakarta Utara, Akademisi Umeå University Swedia Bahas Strategi Penguatan Karakter Relawan
Outing SDM MUMTAZA ISLAMIC SCHOOL ke Pengalengan Bandung
Rapat Kerja (Raker) Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah, Menguatkan Manajemen, Menuju SDM Primago yang Solid
PT Penerbit Erlangga Bersama Primago Consulting Gelar Workshop Ruh Mudarris di Diniyyah Al-Azhar Islamic Education Centre-Jambi
Kegiatan Capacity Building & Rapat Kerja 2026, SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Pusat Gelar Workshop Spirit Ruh Mudarris & Menjadi Pendidik Yang Kreatif Dalam Mengajar Bersama Konsultan Pendidikan Islam Alumni Gontor
Mengenal SMK Budhi Warman 2 Jakarta Lebih Dekat

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:56 WIB

Dr Awaluddin Faj, M.Pd Alumni UNIDA Gontor hadiri Sarasehan Guru Besar & Doktoral Alumni Gontor Dalam Rangka 100th Pondok Modern Darussalam Gontor

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:49 WIB

Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak, PTTEP Indonesia Bersama Dompet Dhuafa Selenggarakan Edukasi Nutrisi dan Senam Hamil

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:54 WIB

Ke PMI Jakarta Utara, Akademisi Umeå University Swedia Bahas Strategi Penguatan Karakter Relawan

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:00 WIB

Outing SDM MUMTAZA ISLAMIC SCHOOL ke Pengalengan Bandung

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:32 WIB

Rapat Kerja (Raker) Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah, Menguatkan Manajemen, Menuju SDM Primago yang Solid

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:17 WIB

Kegiatan Capacity Building & Rapat Kerja 2026, SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Pusat Gelar Workshop Spirit Ruh Mudarris & Menjadi Pendidik Yang Kreatif Dalam Mengajar Bersama Konsultan Pendidikan Islam Alumni Gontor

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:34 WIB

Mengenal SMK Budhi Warman 2 Jakarta Lebih Dekat

Senin, 6 Juli 2026 - 21:21 WIB

Capacity Building 2026 Diniyyah Al-Azhar Islamic Education Centre-Jambi Gelar Workshop Spirit Ruh Mudarris Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Berita Terbaru

berita

Outing SDM MUMTAZA ISLAMIC SCHOOL ke Pengalengan Bandung

Kamis, 9 Jul 2026 - 22:00 WIB