Para Tokoh Sunda Dorong Ridwan Kamil Menjadi Pemimpin Nasional

- Penulis Berita

Rabu, 26 Januari 2022 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com -Para tokoh sunda sepakat mendorong Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk berkiprah menjadi pemimpin nasional. Dorongan ini muncul karena Ridwan Kamil dianggap sebagai representasi masyarakat sunda.

Rektor Universitas WidyatamaProf Dr.H Obsatar Sinaga mengatakan Ridwan Kamil menjadi representasi tokoh sunda untuk memimpin nasional karena banyak program yang digagas mengembalikan tata nilai kesundaan.

“Contoh ruang terbuka hijau dll itu merupakan tata nilai orang sunda yang senang menjaga alam, Wanadri paling bagus ada disini. Jadi kecintaannya terhadap alam, taman, itu tata nilai. Ridwan Kamil saya kira saat ini yang terbaik untuk orang Sunda,” katanya di Taman Hutan Raya (Tahura) Ir.H Juanda, Bandung, Selasa (25/01/2022).

Menurutnya dengan kapasitas yang dimiliki Ridwan Kamil, maka mantan Wali Kota Bandung tersebut layak untuk didorong menjadi pemimpin di tingkat nasional. “Sunda adalah Indonesia. Siapapun itu cocok. Orang sunda singer di atas pintar punya kemampuan bradaptasi yang tinggi dan Ridwan Kamil punya karakter itu,” katanya.

https://siaranjabodetabek.com/baca/20220126/membuat-geger-warga-buaya-sepanjang-35-meter-muncul-di-sungai-urai.html

Guru Besar Komunikasi Politik pada Fakultas Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Karim Suryadi mengatakan selama ini orang sunda tidak memiliki simbol. Upaya Ridwan Kamil menyatukan sunda menurutnya patut diapresiasi.

Karena itu pihaknya menilai Ridwan Kamil tepat jika dipresentasikan sebagai tokoh sunda yang layak jadi pemimpin nasional. Posisi Ridwan Kamil sebagai gubernur menjadi tangga paling kredibel bagi jabatan lebih tinggi.

“Saya melihat Presiden Amerika latar belakangnya gubernur. Kenapa, kalau kita buka catatan apapun yang dikerjakan oleh Presiden itu dikerjakan gubernur. Jadi itu jadi tangga,” katanya.

Nilai kesundaan Ridwan Kamil sendiri menurutnya bisa dilihat dari karya-karyanya. Prof Karim menilai mantan Wali Kota Bandung tersebut menunjukan sebagai sosok yang berakar pada tradisi budaya dan Islam.

“Tapi yang lebih menonjol visionernya. Saya melihat dari sisi itu dia adalah jawaban untuk Indonesia masa depan karena kita lihat perubahan yang sangat cepat menuntut pemerintahan yang dinamis sehingga ada manajemen perubahan yang cepat dengan agilitinya yang luar biasa itu poin penting dari sosok beliau,” tuturnya.

Politisi senior Partai Golkar Popong Otje Djunjunan alias Ceu Popong mengatakan Ridwan Kamil layak berjuang agar menjadi pemimpin nasional. Menurutnya filosofi sunda “jodoh, pati, bagja, cilaka” atau nasib manusia ada pada garis tangan. “Tapi ikhtiar mah wajib, soal jadi atau tidak itu bukan urusan manusia,” katanya.

Menurutnya Golkar sendiri saat ini masih mendorong Ketua Umumnya untuk menjadi calon presiden. Andaikata Golkar nanti mendorong Ridwan Kamil maju, pihaknya dipastikan akan mendukung penuh. “Kalau Ketua Umum Golkar tidak mencalonkan ya pasti Ceu Popong mendukung Ridwan Kamil,” ujarnya.

(Diana Hanny)

Berita Terkait

Sambut Datangnya Bulan Ramadhan 1447H, Gerakan Ayo Peduli Sesama Gelar Baksos Sinergi ke 10 2026 di 3 Titik Distribusi
Pesantren Leadership Primago Depok Buka Program SDI mulai dari Kelas 4 SD/MI Se-Derajat dengan sistem Boarding School
BKPSDM Depok Tegaskan PPPK Paruh Waktu Baru Bisa Ajukan Cuti Tahunan Setelah Masa Kerja 1 Tahun
Lurah Rangkapan Jaya Apresiasi Gerakan Pangan Murah, Warga Terbantu Jelang Ramadan
Depok Perkuat Komitmen Integritas di Sektor Pemberdayaan Masyarakat
Media Israel: Indonesia Akan Jadi Negara Pertama yang Kerahkan Tentara ke Gaza
Terungkap Siasat 11 Tersangka Korupsi Limbah Sawit Rugikan Negara Rp 14 T
Eksodus Massal Warga Selandia Baru ke Australia, Tergiur Gaji Rp1 Miliar Per Tahun

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:03 WIB

Sambut Datangnya Bulan Ramadhan 1447H, Gerakan Ayo Peduli Sesama Gelar Baksos Sinergi ke 10 2026 di 3 Titik Distribusi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:57 WIB

Pesantren Leadership Primago Depok Buka Program SDI mulai dari Kelas 4 SD/MI Se-Derajat dengan sistem Boarding School

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:01 WIB

BKPSDM Depok Tegaskan PPPK Paruh Waktu Baru Bisa Ajukan Cuti Tahunan Setelah Masa Kerja 1 Tahun

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:59 WIB

Lurah Rangkapan Jaya Apresiasi Gerakan Pangan Murah, Warga Terbantu Jelang Ramadan

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:56 WIB

Depok Perkuat Komitmen Integritas di Sektor Pemberdayaan Masyarakat

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:50 WIB

Terungkap Siasat 11 Tersangka Korupsi Limbah Sawit Rugikan Negara Rp 14 T

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:47 WIB

Eksodus Massal Warga Selandia Baru ke Australia, Tergiur Gaji Rp1 Miliar Per Tahun

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:42 WIB

Bahar bin Smith Resmi Minta Maaf Usai Jadi Tersangka Penganiayaan Anggota Banser

Berita Terbaru