Protes ke PSSI, Persebaya Keberatan Pemainnya Diambil ke Timnas Saat Liga Berlangsung

- Penulis Berita

Rabu, 2 Februari 2022 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com – Persebaya Surabaya berkirim surat ke PSSI.  Manajemen tim berjuluk Baju Ijo itu meminta pembatasan kuota pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia u-23.

Pembatasan kuota yang dimaksud terkait dengan piala AFF u-23 di Kamboja yang akan berlangsung pada 14 sampai tanggal 26 Februari Tahun 2022.

Persebaya Surabaya menginginkan pembatasan maksimal 2 pemain tiap kelompok. Manajemen terpaksa melakukan hal tersebut karena memang kondisi klub yang selalu dirugikan karena kekurangan pemain terbaik.

https://siaranjabodetabek.com/baca/20220131/kelurahan-depok-jaya-bentuk-kepengurusan-mui-tingkat-kelurahan.html

Ada sejumlah pertimbangan yang membuat Persebaya Surabaya meminta pembatasan kuota 1 diantaranya karena kegiatan Timnas Indonesia u-23 berbarengan dengan BRI Liga 1.

Persebaya Surabaya beberapa kali harus merelakan pemainnya untuk Timnas Indonesia, namun kekuatan bajul  ijo tergerus saat tampil di kompetisi.

Perlu diketahui para pemain Persebaya memang menjadi langganan Timnas Indonesia. Baju Ijo mengirimkan Ricky kambuaya, Rachmat Irianto, Rizki ridho, Marselino Ferdinan dan Ernando Ari dalam FIFA Matchday melawan Timor Leste.

Selain jadwal yang sering berbenturan, masalah lainnya adalah naiknya kembali kasus Covid-19 di Indonesia.

 

Berita Terkait

Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026
Atlet Arung Jeram Depok Raih 11 Medali di Kejurnas 2026, Perkuat Kontingen Jawa Barat
Mau Masuk Gontor 2027, Yuk ikuti Kegiatan Try Out Masuk Gontor 2027 Bersama Bimbel Primago
Gelar Kegiatan LDKS 2026, SMK Kebon Jeruk Jakbar Gandeng Dirgantara Outbond Training
PKBM PRIMAGO INDONESIA Raih 4 PIALA dan Menjadi Kontingen Terbaik di Ajang Gema Tunas PKBM V Se Jawa Barat Tahun 2026
Petugas Pajak Sering Hadapi Penolakan Warga, Sosialisasi Jadi Kunci Penelusuran di Depok
Kejar Pajak di Tengah Tantangan Warga, Petugas Penelusur Sumbang PAD Rp6,5 Miliar
Dari Sapaan hingga Solusi, Rohmat Rospari Bicara tentang Wajah ASN yang Melayani

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:00 WIB

LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Kereta Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Pabrik RDF di TPA Cipayung Ditargetkan Olah 1.000 Ton Sampah per Hari

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:57 WIB

PRIMAGEN kenalkan Tes Minat Bakat di Event Pramono SPEKIX 2026 di JCC Senayan Jakarta, Dorong Anak Disabilitas Mapping Talent Mapping Sejak Dini

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Al Siddiq International School Pondok Gede Bekasi Hadirkan Pembicara Parenting Alumni Gontor Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Pendidikan Kaderisasi OSIS Sekolah, SMP Sumbangsih Adakah Kegiatan LDKS bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun Ajaran 2026-2027

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:20 WIB

SMP Insan Kamil Cikarang Gelar Parenting Bagi Orang Tua Tentang “Membaca Hasil Potensi Anak Melalui Test PRIMAGEN” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Kembangkan Bakat & Kuatkan Karakter, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kembangkan 12 Ekstrakuriluler Bagi Santri dan Santriwati

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:30 WIB

KTP Sekarang Ada di HP, Mary Liziawati Imbau Warga Cimanggis Manfaatkan Layanan KTP Digital

Berita Terbaru