Studi terbaru temukan saran kesehatan dari AI sering meleset

- Penulis Berita

Kamis, 26 Februari 2026 - 06:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranJabodetabek – yang baru-baru ini diterbitkan Nature Medicine menyebutkan saran kesehatan dari chatbot kecerdasan buatan atau AI sering kali tidak akurat dan bisa menimbulkan risiko unik dalam menyajikan informasi tergantung pada sedikit perubahan dalam susunan kata pertanyaan.

‎Ditulis laman Channel News Asia, Minggu (22/2) waktu setempat, studi ini meneliti 1.200 peserta asal Inggris, yang sebagian besar tidak memiliki pelatihan medis, diberi skenario medis terperinci, lengkap dengan gejala, detail gaya hidup umum, dan riwayat medis.

‎Para peneliti meminta peserta untuk mengobrol dengan bot untuk mengetahui langkah selanjutnya yang tepat, seperti apakah harus memanggil ambulans atau melakukan perawatan sendiri di rumah.

‎Para peneliti menemukan bahwa peserta memilih tindakan yang “benar” – yang telah ditentukan sebelumnya oleh panel dokter – kurang dari setengah waktu. Dan pengguna mengidentifikasi kondisi yang benar, seperti batu empedu atau perdarahan subarachnoid, sekitar 34 persen dari waktu.

‎Penelitian lebih dalam dilakukan dengan melihat interaksi dengan chatbot, mereka menemukan bahwa sekitar setengah dari kesalahan tampaknya disebabkan oleh kesalahan pengguna.

‎Para peserta tidak memasukkan informasi yang cukup atau gejala yang paling relevan, dan chatbot dibiarkan memberikan saran dengan gambaran masalah yang tidak lengkap.

‎Sebaliknya, ketika para peneliti memasukkan skenario medis lengkap langsung ke dalam chatbot, mereka berhasil mendiagnosis masalah tersebut dengan benar sebanyak 94 persen.

Berita Terkait

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat
Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)
Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor
Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program pesantren
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren
SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:04 WIB

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 April 2026 - 12:02 WIB

Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat

Rabu, 29 April 2026 - 11:58 WIB

Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)

Rabu, 29 April 2026 - 11:52 WIB

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 April 2026 - 09:58 WIB

Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 

Rabu, 29 April 2026 - 09:56 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren

Rabu, 29 April 2026 - 09:00 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Rabu, 29 April 2026 - 08:58 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Berita Terbaru