Revitalisasi Pascabencana, Kemenperin Fasilitasi Pelaku Industri di Sulawesi Tengah

- Penulis Berita

Jumat, 29 Maret 2019 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) aktif mendorong kegiatan percepatan pemulihan perekonomian pascabencana tsunami dan gempa bumi di wilayah Sulawesi Tengah. Upaya tersebut termasuk menggiatkan kembali aktivitas industri dan mengembangkan pemberdayaan ekonomi lokal yang ditargetkan berdampak positif bagi para korban gempa dan masyarakat.

“Sejak masa tanggap darurat hingga masa rehabilitasi saat ini, Kemenperin bersama para pelaku industri terus berupaya meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena dampak bencana alam,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat penyerahan bantuan untuk Revitalisasi Kegiatan Usaha Industri Pascabencana di Sulawesi Tengah, Kamis (28/3).

Airlangga memberikan semangat kepada warga Sulawesi Tengah agar dapat bangkit setelah bencana yang menimpa pada enam bulan yang lalu. Bencana tersebut berakibat cukup besar terhadap perekonomian sosial maupun kegiatan kemasyarakatan. Namun menurut Airlangga, masyarakat yang terdampak harus cepat bangkit agar perekonomian di sana kembali pulih.

“Tadi ada salah satu stan pameran yang saya tinjau, menyatakan bahwa pendapatannya Rp3 juta per hari. Jadi luar biasa, inilah semangat yang ingin didorong oleh Kementerian Perindustrian agar masyarakat di sini cepat untuk kembali beraktivitas ekonomi dan kelihatannya semangat luar biasa,” ujarnya.

Salah satu bantuan yang diberikan Kemenperin adalah program pelatihan mekanik sepeda motor kepada masyarakat yang terdampak bencana alam. Upaya ini dilakukan guna menciptakan wirausaha baru di sektor reparasi sepeda motor. “Program tersebut juga sejalan dengan keinginan pemerintah untuk terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM), termasuk di bidang perbengkelan,” papar Menperin.

Menurut Airlangga, salah satu upaya pemerintah mendorong pertumbuhan industri nasional difokuskan pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Faktor SDM berperan penting bagi produktivitas dan daya saing industri nasional, serta mendorong bertambahnya multiplier effect yang  berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi.

“Saya menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pelaku industri yang turut berpartisipasi dalam program Kemenperin memberikan bantuan untuk korban bencana di Sulawesi Tengah. Saya berharap sinergi yang kita bangun menjadi kekuatan bersama untuk mempercepat   pemulihan kegiatan usaha industri,” ujarnya.

Pelatihan mekanik sepeda motor yang merupakan hasil kerja sama Kemenperin dan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) telah melibatkan 500 peserta yang terdiri dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), guru SMK, pekerja bengkel tradisional, dan mekanik bengkel ATPM di Sulawesi Tengah. “Selain itu, kami menyiapkan program pilot project SMK, yang bertujuan membangun satu education center sebagai showcase di salah satu SMK di Sulteng, yang dilengkapi  peralatan perbengkelan dan modul pelatihan mekanik sepeda motor sesuai dengan SKKNI dan teknologi terkini,” ungkap Menperin

Kemenperin juga memberikan fasilitas pengembangan SDM kepada masyarakat di Sulawesi Tengah berupa rumah produksi di Biromaru, Kabupaten Sigi kepada Kelompok Usaha Industri Kecil Menengah (IKM), mesin dan peralatan IKM, serta peralatan bengkel kepada 50 Kelompok Wirausaha Baru (WUB).

Airlangga menambahkan, Kemenperin juga telah mengirimkan lima Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) yang dilengkapi aplikasi penjernih air. Kelima AMMDes tersebut didistribusikan kepada BUMDES Nadoli, BUMDES bersama Masagena dan Kelompok Bahari 88 dari tiga wilayah terdampak gempa di Sulawesi Tengah, yakni Palu, Donggala, dan Sigi.

“Sesuai karakteristik AMMDes, unit yang dikirim ke Sulawesi Tengah juga dilengkapi Power Take Off (PTO) yang mampu menggerakkan alat produksi serta utilitas dan alat bantu kerja lain sehingga dapat dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat,” ujarnya.

AMMDes merupakan hasil pengembangan anak bangsa dengan jumlah komponen lokal mencapai hampir 90 persen dengan melibatkan IKM, sebagai vendor komponennya hingga 42 persen. Saat ini, AMMDes terus dikembangkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan produksi masyarakat. “Setelah kami mengirimkan lima prototipe AMMDes penjernih air ke Palu untuk duiji coba, ternyata respons masyarakat di sana sangat luar biasa karena merasa terbantu,” imbuhnya.

Direktur Jenderal Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian Harjanto menerangkan, AMMDes penjernih air juga memberikan peluang bisnis yang dapat menghasilkan keuntungan yang cukup. “Sebelumnya, kami melaksanakan bimbingan teknis kepada kelompok masyarakat penerima bantuan AMMDes penjernih air mengenai teknis pengoperasian selama 1-2 bulan,” terangnya.

Kemenperin juga membangun sebanyak 24 rumah produksi Industri Kecil dan Menengah di lingkungan Hunian Sementera (Huntara). Saat ini, 18 di antaranya telah diserahkan kepada pelaku IKM dan 6 lainnya dalam tahap pembangunan. “Tak hanya itu, Kemenperin juga memberikan 29 peralatan produksi IKM,” sebutnya.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan dari beberapa perusahaan industri kepada Pemprov Sulawesi Tengah, antara lain dari Asosiasi Industri Pengguna Garam Indonesia (AIPGI), Pupuk Kujang, Petrokimia Gresik, Semen Tonasa, dan Semen Indonesia. Selain itu, bantuan juga diberikan oleh Sanwa Tirta Indonesia kepada SD Inpres Perumnas Kota Palu dan Masjid Al-Ikhlas.

Berita Terkait

Tak Ada Lagi Alasan Tak Bisa Mengaji, Yayasan IGMN Hadirkan Belajar Al-Qur’an Gratis di 10 Wilayah Depok
Bupati Bogor Rudy Susmanto Siapkan Revitalisasi Situ Kabantenan Agar Kendalikan Limpasan Air ke Permukiman
Supian Suri Soroti Pentingnya Jaga Kedaulatan Digital di Harkitnas 2026
RA Mumtaza Islamic School Gelar Big Fieldrtip Taman Safari Indonesia Tahun 2026
SPMB 2026–2027 RESMI DIBUKA! Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago (Akreditasi B)
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Ikuti Festival Hari Bumi 2026 Bersama 55 Santri dan Guru
Daftar Tanggal Merah Mei 2026, Ada Banyak Long Weekend !!!
Pimpinan Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Hadiri Silaturrahmi Nasional Ormas Islam dan Halal bi Halal Idul Fitri 1447 H MUI
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:19 WIB

BRI KC Cibubur Hadir untuk Korban Bencana, 1000 Paket Sembako Disalurkan di Bogor

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:49 WIB

SMP Pasar Minggu Jakarta Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:42 WIB

Family Gathering Ar-Rahman Islamic School Ke Ciwidey Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok Tahun 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:27 WIB

SENGIT! Inilah 4 Perusahaan Alumni Gontor yang Lolos ke Babak Presentasi INVESTMENT WAR EXPO FORBIS 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:31 WIB

SMP Kemala Bhayangkari 3 Jakarta Selatan Gelar Outing Activities Kelas IX Ke Yogyakarta Tahun 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:06 WIB

Dirgantara Digital Studio (DDS) Depok Dokumentasi Wisuda PELEPASAN SISWA TK B ALFABETA – BUKIT DAGO

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:49 WIB

Primago Consulting Hadirkan Workshop Spesial “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:04 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Berita Terbaru