Joe Biden Nyatakan Pandemi Covid Telah berakhir Jokowi Tak Ingin Ikutan

- Penulis Berita

Rabu, 21 September 2022 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com – Presiden Jokowi tak ingin ikut-ikut menyatakan pandemi Covid-19 telah berakhir. Jokowi memilih bergantung pada keputusan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO).

“Pandemi ini kan terjadi di seluruh negara di dunia, dan yang bisa memberikan statement menyatakan pandemi itu selesai itu adalah WHO,” kata Jokowi saat peresmian Tol Cibitung – Cilincing di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

“Kalau untuk indonesia saya kira kita harus hati-hati, tetap harus waspada, tidak usah harus tergesa-gesa, tidak usah harus segera menyatakan bahwa pandemi itu sudah selesai. Saya kira hati-hati,” kata dia.

Jokowi mengingatkan saat ini masih ada satu dua negara yang mengalami kenaikan kasus Covid-19. “Mulai bangkit naik hati-hati, kehati-hatian itu yang sangat kita perlukan,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyatakan bahwa pandemi Covid-19 di negaranya telah berakhir. Perkataan Biden mengemuka setelah Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan akhir pandemi Covid-19 sudah di depan mata.

Diketahui jumlah warga Amerika Serikat yang meninggal karena penyakit ini terus meningkat. Biden mengatakan bahwa meskipun negaranya masih memiliki masalah, situasinya terus membaik dengan cepat. Statistik menunjukkan bahwa rata-rata lebih dari 400 orang Amerika meninggal akibat virus setiap hari.

Sementara di Indonesia, kasus Covid-19 per 19 September bertambah 1.620 kasus, dengan kenaikan tertinggi di DKI Jakarta yang mencapai 626 kasus. Kasus aktif turun 1.793. Sehingga kasus aktif dalam data terakhir mencapai 26.065 kasus aktif. Sementara, jumlah pasien yang meninggal jauh lebih sedikit dari Amerika Serikat yaitu 23 orang.

Berita Terkait

RusunPreneur, Bantu Warga Naik Kelas Lewat Ekonomi Kreatif dan Transformasi Digital
Tinjau Renovasi SDN Depok Baru 8, Supian Suri Dorong Fasilitas Pendidikan Inklusif
DOS Depok Kembali Dibuka, Warga Antusias Serbu Fasilitas yang Tersedia
PT Mustika Ratu Tbk bawa Kepedulian dan Dukungan Pendidikan Untuk Anak-ana Manggarai NTT
Warisan Jamu Nusantara Dibawa ke Pasar Modern, Mustika Ratu Andalkan Inovasi
Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026
LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Kereta Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober 2026
Pabrik RDF di TPA Cipayung Ditargetkan Olah 1.000 Ton Sampah per Hari

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:14 WIB

LKSA PRIMAGO Depok dapat apresisasi Santunan Yatim Pada Pelantikan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) bersama Bapak Wakil Walikota Depok

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Pabrik RDF di TPA Cipayung Ditargetkan Olah 1.000 Ton Sampah per Hari

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Al Siddiq International School Pondok Gede Bekasi Hadirkan Pembicara Parenting Alumni Gontor Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Rasakan Banyak Manfaat, Warga Sukatani Tapos Ingin Wisata Keberagaman terus Berlanjut

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Ogah Ribet, RW Baktijaya Minta Dana Rp300 Juta Masuk Skema Hibah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:17 WIB

Calon Ketua Umum HIPPI Kota Depok Beserta Calon Pengurus Memperkuat Konsolidasi Bersama Ketua DPD HIPPI Jawa Barat Sebelum Pelantikan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:17 WIB

Pelatihan Gasing di Depok Soroti Mental Siswa Saat Belajar Matematika

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Aksi Konyol Maling Motor di Pancoran Mas Depok: Alih-alih Dinyalakan, Motor Curian Malah Digotong Berdua

Berita Terbaru

Nasional

Analisa Hukum For-WIN | Polemik Buku Istri Walikota Depok

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:08 WIB