Pemkot Depok Akan Bentuk Komisi Perlindungan Anak Daerah

- Penulis Berita

Senin, 14 April 2025 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranjabodetabek.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan membentuk Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) guna memberikan perlindungan terhadap anak dari tindakan kekerasan. Hal tersebut diungkapkan oleh Wali Kota Depok, Supian Suri di sela kegiatan Minggu (13/04/2025).

Pada kesempatan itu, Supian Suri menyampaikan, bahwasanya ada rencana membentuk KPAD.

“Kami bersama KPAI berikhtiar dan punya tekad untuk membentuk KPAD Kota Depok,” tutur Supian Suri.

Supian Suri sangat prihatin masih ditemukan kasus kekerasan terhadap anak di Kota Depok. Pemerintah Kota Depok telah melakukan berbagai upaya memberikan perlindungan terhadap anak, dan mendorong terwujudnya hak anak.

“Mudah-mudahan ini bagian ikhtiar kita untuk melindungi hak-hak anak di Kota Depok,” ucap Supian Suri.

Saat disinggung terkait adanya dugaan pelecehan seksual terhadap anak di sekolah dasar, Supian Suri mengaku telah berkoordinasi dengan Polres Metro Depok. Dirinya juga telah meminta UPT PPA pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bergerak menangani kasus tersebut.

“UPT PPA kita juga sudah bergerak,” jelasnya.

Dikatakannya, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok turut digerakkan untuk penanganan kasus terhadap anak di sekolah. Pemerintah Kota Depok akan memberikan pendampingan terhadap korban maupun pelaporan di Polres Metro Depok.

“Kami siap memberikan pendampingan,” ujar Supian Suri.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Nessi Annisa Handari mengatakan, agar mewujudkan terbentuknya KPAD Kota Depok pihaknya telah berkoordinasi dengan bagian hukum Sekretariat Daerah Depok. Nantinya akan ditindaklanjuti berkoordinasi dengan KPAI guna membuat kajian.

“Kami akan melibatkan keterwakilan unsur pemerhati anak, ASN, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan dunia usaha untuk menjadi komisioner,” katanya.

Berita Terkait

Aksi Konyol Maling Motor di Pancoran Mas Depok: Alih-alih Dinyalakan, Motor Curian Malah Digotong Berdua
Wali Kota Depok Padel Cup Digelar Pertengahan Oktober 2026, Perebutkan Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah
Pendidikan Berkualitas Dimulai dari Ruang Kelas yang Layak, Fasilitas Sekolah di Jawa Barat Terus Ditingkatkan
Jalan Lumpuh Total, Tumpukan Sampah di TPA Cipayung Dilaporkan Longsor
Warga Keluhkan TPS Liar di Jalan Kapitan 3 Sukatani Depok
Posyandu Bojongsari Naik Kelas, Bimbingan Teknis Jadi Kunci Layanan Prima
Mau Bantuan Tepat Sasaran? Kelurahan Mekarsari Ajak Warga Perbarui Data Sosial Ekonomi Lewat DTSEN
KTP Sekarang Ada di HP, Mary Liziawati Imbau Warga Cimanggis Manfaatkan Layanan KTP Digital

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Aksi Konyol Maling Motor di Pancoran Mas Depok: Alih-alih Dinyalakan, Motor Curian Malah Digotong Berdua

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Wali Kota Depok Padel Cup Digelar Pertengahan Oktober 2026, Perebutkan Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Jalan Lumpuh Total, Tumpukan Sampah di TPA Cipayung Dilaporkan Longsor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Warga Keluhkan TPS Liar di Jalan Kapitan 3 Sukatani Depok

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Posyandu Bojongsari Naik Kelas, Bimbingan Teknis Jadi Kunci Layanan Prima

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Mau Bantuan Tepat Sasaran? Kelurahan Mekarsari Ajak Warga Perbarui Data Sosial Ekonomi Lewat DTSEN

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:30 WIB

KTP Sekarang Ada di HP, Mary Liziawati Imbau Warga Cimanggis Manfaatkan Layanan KTP Digital

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Pemberangkatan Peserta Pelatihan Kerja Dilakukan Bertahap, Sekitar 160 Orang Telah Dilatih

Berita Terbaru