Pelajar SMAN 21 Jakarta Ciptakan O2H, Teknologi Ubah Kelembapan Udara Jadi Air

- Penulis Berita

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranjabodetabek.com – Persoalan keterbatasan air bersih mendorong pelajar SMAN 21 Jakarta menghadirkan inovasi berbasis teknologi. Tim Gen V dari sekolah tersebut mengembangkan O2H (Atmospheric Water Harvesting System), sebuah alat yang memanfaatkan kelembapan udara sebagai sumber air.

Dilansir dari akun Instagram DAAI TV Indonesia, inovasi tersebut lahir dari kepedulian para pelajar terhadap kondisi masyarakat di sejumlah wilayah yang masih menghadapi persoalan akses air bersih.

O2H dirancang untuk menangkap kandungan air yang terdapat di udara. Kelembapan yang berhasil dikumpulkan kemudian melewati proses pengolahan dan filtrasi sebelum menghasilkan air yang dapat dimanfaatkan.

Teknologi tersebut menjadi salah satu bentuk penerapan pengetahuan yang dipelajari para siswa untuk menjawab persoalan di kehidupan nyata. Mereka tidak hanya mengembangkan alat sebagai proyek sekolah, tetapi juga berupaya mengarahkannya agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Untuk memastikan kualitas air yang dihasilkan, O2H juga melalui pengujian laboratorium. Berdasarkan informasi yang disampaikan DAAI TV Indonesia, hasil pengujian menunjukkan air yang dihasilkan tidak mengandung mikroorganisme berbahaya.

Inovasi Tim Gen V tersebut menjadi gambaran bagaimana pelajar dapat mengembangkan teknologi tepat guna dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.

Melalui O2H, para siswa SMAN 21 Jakarta menunjukkan bahwa inovasi sederhana yang dikembangkan dari lingkungan pendidikan dapat diarahkan untuk menjawab persoalan sosial sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Berita Terkait

Ciliwung Cisadane Salurkan Pompa Alkon untuk Atasi Kekeringan Lahan Pertanian di Tangerang
Mahkamah Konstitusi Nyatakan Gugatan Ijazah Wapres Gibran Tidak Dapat Diterima, Perkara Resmi Selesai
Mahkamah Konstitusi Gelar Sidang Pembacaan Putusan PHPU Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024
Supian Suri Dorong Metode Gasing Diperluas ke Sekolah di Depok
Aksi Konyol Maling Motor di Pancoran Mas Depok: Alih-alih Dinyalakan, Motor Curian Malah Digotong Berdua
Galeri Indonesia Kaya Rayakan Ulang Tahun ke-13, Hadirkan Pertunjukan Seni Spesial Gratis untuk Publik
Prabowo Lantik Wantimpres: Menariknya Formasi Baru yang Satukan Rocky Gerung dan M. Qodari
Dr. Awaluddin Faj, M.Pd Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor yang menjadi Konsultan Sekolah di Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Ciliwung Cisadane Salurkan Pompa Alkon untuk Atasi Kekeringan Lahan Pertanian di Tangerang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Mahkamah Konstitusi Nyatakan Gugatan Ijazah Wapres Gibran Tidak Dapat Diterima, Perkara Resmi Selesai

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Mahkamah Konstitusi Gelar Sidang Pembacaan Putusan PHPU Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Supian Suri Dorong Metode Gasing Diperluas ke Sekolah di Depok

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Aksi Konyol Maling Motor di Pancoran Mas Depok: Alih-alih Dinyalakan, Motor Curian Malah Digotong Berdua

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Galeri Indonesia Kaya Rayakan Ulang Tahun ke-13, Hadirkan Pertunjukan Seni Spesial Gratis untuk Publik

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Prabowo Lantik Wantimpres: Menariknya Formasi Baru yang Satukan Rocky Gerung dan M. Qodari

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:36 WIB

Dr. Awaluddin Faj, M.Pd Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor yang menjadi Konsultan Sekolah di Indonesia

Berita Terbaru