Masyarakat Kedaung Apresiasi Program MBG: 47 Orang Masyarakat Kedaung Dikaryakan setiap SPPG 

- Penulis Berita

Jumat, 26 September 2025 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranjabodetabek.com – Program “Makan Bergizi Gratis” (MBG) yang digagas oleh Pemerintah Pusat menuai sukses besar terlihat di beberapa daerah terserapnya tenaga kerja, contohnya di Kelurahan Kedaung, Kecamatan Sawangan, Depok sebanyak 47 warga Kedaung yang sebelumnya menganggur kini berhasil mendapatkan pekerjaan, sambil turut merasakan manfaat langsung dari program makan bergizi yang dilaksanakan di kelurahan tersebut.

Melalui inisiatif ini, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ( SPPG ) setempat berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat, dengan fokus pada peningkatan kualitas hidup serta mendukung ketahanan pangan.

Program ini tidak hanya membantu dalam penyediaan makan bergizi secara gratis, tetapi juga membuka peluang kerja bagi mereka yang membutuhkan, menciptakan rasa solidaritas dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Koordinator Wilayah Kota Depok, Rakha Pratama menyampaikan, apresiasinya kepada SPPG Kedaung 2 beserta SPPG di seluruh Kota Depok yang telah menyerap tenaga kerja lokal.

“Kami mengapresiasi SPPG Kedaung 2 khususnya dan rekan- rekan yang telah menyerap tenaga kerja lokal serta dapat mengkaryakan masyarakat lokal. Ruang – ruang kolaborasi dan sirkulasi ekonomi masyarakat harus dirasakan oleh masyarakat,” tutur Rakha.

Rakha menyebutkan, pada pelaksanaan program ini, 47 orang yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan tetap, kini berperan sebagai relawan dalam persiapan, pengolahan, pemorsian dan distribusi paket makanan bergizi hingga pembersihan tray atau ompreng.

“Mereka dilibatkan dalam setiap tahap, di distribusikan kepada peserta didik maupun non peserta didik. Dengan pengawasan ketat dari tenaga ahli, kualitas gizi dalam makanan yang disiapkan dipastikan memenuhi standar kesehatan,” jelas Rakha.

Sementara itu, Menurut Relawan sekaligus Masyarakat Kedaung, Bambang Arya mengatakan hal ini adalah langkah konkret yang diambil oleh pemerintah untuk memberdayakan masyarakat kedaung, baik dalam aspek ekonomi maupun kesehatan.

“Tidak hanya mereka yang menerima manfaat makan bergizi, tetapi juga warga yang dikaryakan di program ini, yang kini dapat memperoleh penghasilan dan merasa dikaryakan,” katanya.

Bambang Arya menambahkan, sejak peluncuran program, banyak warga yang memberikan apresiasi positif.

“Dulu kami kesulitan mencari pekerjaan, dan sering kali terpaksa hanya bergantung pada bantuan sosial. Sekarang, kami bisa bekerja dan merasa lebih dihargai, selain itu makanan yang anak kami dapat juga sangat bergizi dan membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Selain itu, program ini juga mendapat sambutan baik dari kalangan masyarakat terutama orang tua siswa , ibu hamil, ibu menyusui dan balita yang merasakan langsung manfaatnya. Banyak warga mengaku program ini membantu mereka yang sebelumnya kekurangan gizi atau kesulitan memenuhi kebutuhan makanan sehat untuk keluarga mereka.

“Melalui program MBG, tidak hanya masyarakat yang diuntungkan, tetapi juga ekonomi lokal yang turut berkembang. Pelibatan warga dalam berbagai aspek program,” lanjut Bambang Arya.

Masyarakat berharap agar program serupa dapat dilaksanakan di lebih banyak kecamatan di Kota Depok bahkan wilayah di Indonesia, guna mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. Program ini akan terus berlanjut, dengan evaluasi rutin untuk memastikan efektivitas serta pencapaian tujuan sosial dan kebermanfaatan yang diinginkan.

Program MBG menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor lokal dapat menciptakan perubahan yang nyata bagi kesejahteraan bersama.

Berita Terkait

PT Mustika Ratu Tbk bawa Kepedulian dan Dukungan Pendidikan Untuk Anak-ana Manggarai NTT
Warisan Jamu Nusantara Dibawa ke Pasar Modern, Mustika Ratu Andalkan Inovasi
Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026
Pabrik RDF di TPA Cipayung Ditargetkan Olah 1.000 Ton Sampah per Hari
Al Siddiq International School Pondok Gede Bekasi Hadirkan Pembicara Parenting Alumni Gontor Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Rasakan Banyak Manfaat, Warga Sukatani Tapos Ingin Wisata Keberagaman terus Berlanjut
Ogah Ribet, RW Baktijaya Minta Dana Rp300 Juta Masuk Skema Hibah
Calon Ketua Umum HIPPI Kota Depok Beserta Calon Pengurus Memperkuat Konsolidasi Bersama Ketua DPD HIPPI Jawa Barat Sebelum Pelantikan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:37 WIB

PT Mustika Ratu Tbk bawa Kepedulian dan Dukungan Pendidikan Untuk Anak-ana Manggarai NTT

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Warisan Jamu Nusantara Dibawa ke Pasar Modern, Mustika Ratu Andalkan Inovasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Pabrik RDF di TPA Cipayung Ditargetkan Olah 1.000 Ton Sampah per Hari

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:57 WIB

PRIMAGEN kenalkan Tes Minat Bakat di Event Pramono SPEKIX 2026 di JCC Senayan Jakarta, Dorong Anak Disabilitas Mapping Talent Mapping Sejak Dini

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:18 WIB

Dana RW Rp300 Juta Bukan Sekadar Bangun Jalan! RW 10 Kelurahan RJB Pancoran Mas Kota Depok Depok Pilih Mobil Siaga, Ini Alasannya

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:49 WIB

PRIMAGEN dan FORKESI Hadirkan Tes Pemetaan Minat Bakat Anak Spesial di SPEKIX 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Al Siddiq International School Pondok Gede Bekasi Hadirkan Pembicara Parenting Alumni Gontor Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Berita Terbaru