Cegah Penahanan Ijazah Sekolah, Disdik Jabar Luncurkan Aplikasi Silapiz

- Penulis Berita

Sabtu, 5 Juni 2021 - 07:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com, Bandung – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat baru saja meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Laporan Penahan Ijazah atau (Silapiz). Artinya sekolah tak boleh menahan ijazah siswa, khususnya untuk sekolah negeri.

Aplikasi ini dimaksudkan untuk memudahkan siswa melaporkan penahanan ijazah oleh sekolah atau institusi pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi, ijazah merupakan salah satu hak peserta didik yang perlu dipenuhi oleh institusi Pendidikan.

Dedi pun mengaku pemerintah daerah tengah berupaya guna memastikan penahanan ijazah tidak sampai terjadi lagi.

Dedi menyebutkan ada sekitar 93 persen Ijazah sudah distribusikan ke masing-masing peserta didik dan dengan aplikasi tersebut harapannya institusi pendikan bisa bergerak cepat membagikan ijazah.

“Sampai saat ini, sudah 93 persen ijazah terdistribusi. Dengan aplikasi ini, kita sudah memiliki data dan akan menyegerakan satuan pendidikan untuk bergerak cepat membagikan ijazah,” kata Dedi (2/6/2021) melaui pesan tertulis, di acara Hardiknas diacara Pekan Pengambilan Ijazah bagi siswa dan orangtua yang merasa ijazahnya masih berada di sekolah silakan diambil sendiri oleh orangtua atau siswa.

Dedi pun menyebutkan, selain meluncurkan aplikasi Silapiz, Disdik Jabar pun meluncurkan Pekan Pengambilan Ijazah, serta erta Jabar Eksis (Ekspose Karya Siswa).

Menurut Dedi, Pekan Pengambilan Ijazah sebagai upaya untuk memastikan siswa sudah mengambil ijazah pada waktu yang sudah ditentukan.

“Jadi melalui program ini, dari tanggal 3 sampai satu bulan ke depan, ijazah lulusan tahun 2021 akan diterima oleh peserta didik secara keseluruhan,” paparnya.

Adapun, sistem pengambilan ijazah masih dimatangkan tim dari Disdik Jabar. Dia berharap, program ini bisa memenuhi hak siswa yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan atau mencari pekerjaan.

“Kan mungkin ada yang mau melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya, atau kebutuhan untuk melamar kerja. Jadi program ini kesempatan bagi para siswa untuk mengambil ijazahnya masih ada di sekolah,” jelasnya. (adi).

Berita Terkait

Bupati Aceh Tamiang Apresiasi PTPN IV PalmCo sebagai Perusahaan Pertama yang Bantu Korban Banjir
Tokoh Masyarakat Bogor Ajak Warga Jaga Kondusifitas dan Tolak Hoaks
Ini Penjelasan PTPN IV Soal Tuntutan Soal HGU Cot Girek
Mutasi Jilid 2, Walikota Depok Supian Suri Ingatkan Empat Hal Kepada ASN
Supian Suri Akan Lakukan Mutasi Pejabat Gelombang Kedua Pekan Ini
Wali Kota Depok Supian Suri dan Wakil Walikota Chandra Rahmansyah Sambut Kehadiran Ribuan Peserta Pawai Budaya Nusantara
Ribuan Peserta Pawai Budaya Nusantara Meriahkan Lebaran Depok 2025
Meriahkan HUT Depok Ke-26, Warga Kelurahan Cilodong Antusias Ngubek Empang

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:04 WIB

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 April 2026 - 12:02 WIB

Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat

Rabu, 29 April 2026 - 11:58 WIB

Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)

Rabu, 29 April 2026 - 11:52 WIB

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 April 2026 - 09:58 WIB

Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 

Rabu, 29 April 2026 - 09:56 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren

Rabu, 29 April 2026 - 09:00 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Rabu, 29 April 2026 - 08:58 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Berita Terbaru