siaranjabodetabek.com – Mengutip dari kalimat sang pencipta lirik dalam setiap lagu “Nwansa” ini bahwa, “Ntah dari sisi gue pribadi lebih bisa explore apa yg mau gue ekspresiin (dalam hal ini karya lirik ataupun musik ya) dan itu cara gue dalam mengimajinasikan musik ya.
Kalaupun mau explore karya atau lagu2 musisi lain, gue sendiri cukup dengan saat jamming di studio, atau gitaran ditongkrongan, atau saat ngisi ngisi acara/event aja,” tutur Yogo kepada redaksi siaranjabodetabek.com, Kamis (23/02/2023).
Dari pernyataan tersebut yang berhasil tim wawancarai ialah konsistensi dari band Nwansa yang telah berhasil menyelesaikan karya originalnya dalam bentuk album kedua. Dan mereka menamai dengan Album “Kedua Kali”.

Dalam proses perjalanan di Album “Kedua Kali”, dengan berat hati drummer yang telah banyak memberikan kontribusi harus terhenti karena kesibukan aktivitas kuliahnya.
“Ahmad Zulfikri ya, ya dia memang bilang baik baik untuk gak bisa lanjut bantu di album ini, pas lagu Nwansa ke 6 kalo gak salah di lagu Tak Pernah Cukup. Yowes kita tetep support kalau itu yg terbaik apalagi menyangkut kuliahnya,” begitu ujar sang gitaris sekaligus pencipta lagu, Yogo.
Di sinilah cerita menarik dalam lanjutan perjalanan album “Kedua Kali”. Dengan sisa 4 lagu yang dalam progress, harus mencari pengganti drummer. Dan dalam waktu yang cukup lama dan terjeda tak ada hasil, akhirnya Yogo (gitaris) berinisiatif untuk mengisi drum pada 4 lagu terakhir dialbum tersebut.

“Alhasil cukup lumayan si meski belum puas bgt karena basic gue masih terbatas untuk bisa explore drumm secara gila gilaan, hehe,” begitu jawaban yang diungkapkan Yogo (gitaris).
Dari single pertama hingga lagu ke 6 dengan personil tetap Rizka (vokalis), Yogo (gitaris), dan Zulfikri (drumm), hingga adanya perubahan personil di lagu ke 7 hanya Yogo (gitaris) dan Rizka (vokalis).
Di Album “Kedua Kali” ini terdapat 10 lagu yang disajikan. Ada beberapa lagu pada album “Kedua Kali” yang agak sedikit berbeda seperti lagu “Coffee Break” lebih terdengar jazzy dan “Takkan Menyerah” didominasi warna musik SKA dan Reggae. Di lagu Takkan Menyerah juga berhasil berkolaborasi dengan vokalis sesama komunitas musisi bernama Weni, alhasil lebih memberi warna tebal pada lagu yang bergenre SKA Reggae itu.

And now, ada penggalan kalimat terakhir saat tim menyudahi wawancara kali ini dengan “Nwansa” band ialah “dari Nwansa kita coba lanjut setelah album ini…., teruslah berkarya.
𝐀𝐥𝐛𝐮𝐦 : ” 𝙆𝙚𝙙𝙪𝙖 𝙆𝙖𝙡𝙞”
𝐁𝐚𝐧𝐝 : “𝙉𝙬𝙖𝙣𝙨𝙖”
🅻🅸🆂🆃 🅻🅰🅶🆄 :
1. 𝙎𝙞𝙖-𝙎𝙞𝙖
2. 𝙅𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙈𝙚𝙣𝙪𝙣𝙜𝙜𝙪 𝙇𝙖𝙢𝙖-𝙇𝙖𝙢𝙖
3. 𝙎𝙚𝙣𝙟𝙖 𝙏𝙚𝙧𝙖𝙠𝙝𝙞𝙧
4. 𝙆𝙚𝙢𝙗𝙖𝙡𝙞𝙣𝙮𝙖 𝙔𝙖𝙣𝙜 𝙏𝙡𝙖𝙝 𝙋𝙚𝙧𝙜𝙞
5. 𝙏𝙚𝙧𝙞𝙨𝙩𝙞𝙢𝙚𝙬𝙖
6. 𝘾𝙤𝙛𝙛𝙚𝙚 𝘽𝙧𝙚𝙖𝙠
7. 𝙏𝙖𝙠 𝙋𝙚𝙧𝙣𝙖𝙝 𝘾𝙪𝙠𝙪𝙥
8. 𝙔𝙖𝙣𝙜 𝙏𝙖𝙠 𝙏𝙚𝙧𝙪𝙣𝙜𝙠𝙖𝙥
9. 𝙏𝙖𝙠𝙠𝙖𝙣 𝙈𝙚𝙣𝙮𝙚𝙧𝙖𝙝
10.𝘽𝙚𝙧𝙡𝙖𝙧𝙞
🎸 𝐆𝐮𝐢𝐭𝐚𝐫 : 𝙔𝙤𝙜𝙤
🎤 𝐕𝐨𝐜𝐚𝐥 : 𝙍𝙞𝙯𝙠𝙖 𝙉𝙪𝙧𝙝𝙖𝙚𝙙𝙖 @rizkanurhaeda
🥁 𝐃𝐫𝐮𝐦 : 𝘼. 𝙕𝙪𝙡𝙛𝙞𝙠𝙧𝙞 @ahmad_zulfikryy
🅃🄷🄰🄽🄺🅂 🄵🄾🅁 🄰🄻🄻 🅂🅄🄿🄿🄾🅁🅃…
𝐒𝐄𝐄 𝐘𝐎𝐔 𝐍𝐄𝐗𝐓 𝐀𝐋𝐁𝐔𝐌… 🙌🙌









