Korban Pelecehan Seksual KPI Bayar Biaya Psikiater Sendiri.

- Penulis Berita

Jumat, 22 Oktober 2021 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com – MS, Pegawai yang diduga Korban perundungan dan pelecehan seksual di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kembali mendatangi RS Polri untuk bertemu dengan Psikiater.

Muhammad Mualimin selaku Kuasa Hukum MS menjelaskan bahwa Kliennya yang memutuskan untuk memilih dan bertemu Psikiater pilihannya.

Pada Rabu pekan lalu (13/10/2021), MS telah mengirim surat kepada KPI dalam hal meminta pendampingan psikologis untuk dia dan keluarganya.

Mualimin mengungkapkan, belum ada surat balasan hingga saat ini dari KPI. Sedangkan MS sangat butuh bantuan psikologis.

“Dia butuh diobati kejiwaannya dan ingin mendapat obat supaya kualitas tidurnya membaik. Juga untuk mengurangi stres yang selama beberapa tahun belakangan dialami,” ungkapnya.

Pada akhirnya, Mualimin sangat berharap RS Polri segera mengeluarkan hasil forensik dari pemeriksaan psikiatri untuk digunakan penyidik Polres Metro Jakarta Pusat sebagai bukti melanjutkan proses penyelidikan ke penyidikkan.

“Semoga polisi segera bergegas menaikkan status hukum atas kasus ini,” pungkas dia.

Kasus yang terjadi pada MS karena keterangan yang ia tulis Viral tersebar di Sosial Media.

Dari keterangan yang viral di sosmed, MS mendapat perlakuan tindak perundungan sejak 2012 sampai pelecehan seksual di tahun 2015 yang dilakukan oleh rekan kerja di KPI Pusat.

Saat ini perkara yang menimpa MS sedang ditangani Polres Metro Jakarta Pusat, MS juga sudah menyelesaikan rangkaian tes seperti psikologi forensik untuk melihat kondisi kejiawaannya.

Sedangkan Komisi Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM ) saat ini masih melakukan penyelidikan untuk menyusun rekomendasi penanganan perkara ini.

Tatang Guritno, Kompas.com

Berita Terkait

Hot News!! Hari Ini Wali Kota Depok Akan Lakukan Mutasi dan Pelantikan 3 Kepala Dinas
Tak Ada Lagi Alasan Tak Bisa Mengaji, Yayasan IGMN Hadirkan Belajar Al-Qur’an Gratis di 10 Wilayah Depok
Bupati Bogor Rudy Susmanto Siapkan Revitalisasi Situ Kabantenan Agar Kendalikan Limpasan Air ke Permukiman
Supian Suri Soroti Pentingnya Jaga Kedaulatan Digital di Harkitnas 2026
GASS D1 Gelar Family Gathering Tuk Perkuat Solidaritas dan Ukhuwah Islamiyyah
Kajian Sabtu Pagi (KSP) Pesantren Leadership Primago Tentang Kekuatan Niat: Mengubah Rutinitas Pondok Menjadi Ibadah Menuju Pribadi Yang Produktif Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Peluang Berharga Bagi Anak Yatim, Yatim Puatu, Full Beasiswa SD, SMP, SMA di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok
SMP Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan adakan Kegiatan Big FieldTrip ke Bandung 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:47 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:53 WIB

Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:26 WIB

Primago Consulting: Konsultan Manajemen Sekolah Islam di Indonesia

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:07 WIB

23 Tahun Kiprah Pondok Pesantren Darul Mu’minin As’adiyah Doping, Wajo: “Merawat Tradisi, Membangun Peradaban”

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:49 WIB

SPMB PAUD & Homeschooling Primago Tahun Ajaran 2026-2027

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:40 WIB

Kajian Subuh Pagi (KSP) “Vibe Positif, Prestasi Melejit: Rahasia 24 Jam Membangun Karakter Pemimpin di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:16 WIB

Big Field Trip MI Mumtaza Islamic School 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:37 WIB

Program Kelas Persiapan Masuk Gontor Terbaik di Jabodetabek Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Berita Terbaru

berita

SPMB PAUD & Homeschooling Primago Tahun Ajaran 2026-2027

Minggu, 7 Jun 2026 - 22:49 WIB