Taman Secawan Depok Jadi Salah Satu Sasaran Aksi Vandalisme

- Penulis Berita

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranjabodetabek.com – Nampak terlihat aksi vandalisme pada beberapa titik dan kerusakan fasilitas sosial (fasos) di Taman Secawan, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Depok kumuh lalai tidak terawat, Selasa sore (19/05/2026).

Selain itu, bekas botol miras turut terlihat tergeletak, kabel semrawut dan huruf hilang pada plang Taman Secawan juga tidak mendapat pemeliharaan. Kondisi ini dinilai mengurangi estetika ruang terbuka publik yang sebelumnya menjadi lokasi favorit warga untuk bersantai.

Salah satu warga Kelurahan Depok Jaya, Temon menyampaikan, dirinya cukup sering mengunjungi taman tersebut bersama kawan-kawannya. Namun kondisi taman saat ini dinilai mulai memprihatinkan, karena banyaknya aksi coret-coret (vandalisme).

“Kalau untuk mengunjungi, lumayan sering lah, sering banget bro di sini,” tutur Temon kepada redaksi siaranjabodetabek.com, Selasa sore (19/05/2026).

Menurutnya, aksi vandalisme yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab membuat keindahan taman menjadi rusak. Padahal, taman tersebut memiliki fasilitas yang cukup baik untuk masyarakat sekitar.

“Kondisi sekarang banyak coretan. Harapan untuk orang yang sering main di sini jangan vandal, karena ini taman sebenarnya bagus ya, jangan dicoret-coret aja. Tadi juga soalnya sampai jembatan-jembatan juga atasnya,” jelasnya.

Temon menduga, aksi vandalisme tersebut lebih sering dilakukan pada malam hari ketika kondisi taman mulai sepi pengawasan.

“Sepertinya pelaku coret-coret gini biasanya malam. Kalau siang nggak ada yang berani karena ramai,” ungkap Temon.

Dirinya berharap, pemerintah dapat kembali melakukan pengecatan dan penataan ulang terhadap fasilitas taman yang rusak akibat vandalisme. Namun, menurutnya pemeliharaan juga perlu dilakukan secara rutin agar kerusakan tidak kembali terulang.

“Harapannya untuk pemerintah, biar dicat lagi, biar bagus lagi tuh nggak ada vandalisme lagi. Selain itu, harus pemeliharaan juga, takutnya dicoret-coret lagi pas sudah bersih. Kalau perlu yang ketahuan melakukan aksi coret-coret kena sanksi tegas,” tandasnya.

Berita Terkait

SMP Insan Kamil Cikarang Gelar Parenting Bagi Orang Tua Tentang “Membaca Hasil Potensi Anak Melalui Test PRIMAGEN” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Aksi Konyol Maling Motor di Pancoran Mas Depok: Alih-alih Dinyalakan, Motor Curian Malah Digotong Berdua
Wali Kota Depok Padel Cup Digelar Pertengahan Oktober 2026, Perebutkan Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah
Pendidikan Berkualitas Dimulai dari Ruang Kelas yang Layak, Fasilitas Sekolah di Jawa Barat Terus Ditingkatkan
Jalan Lumpuh Total, Tumpukan Sampah di TPA Cipayung Dilaporkan Longsor
Warga Keluhkan TPS Liar di Jalan Kapitan 3 Sukatani Depok
Kembangkan Bakat & Kuatkan Karakter, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kembangkan 12 Ekstrakuriluler Bagi Santri dan Santriwati
Posyandu Bojongsari Naik Kelas, Bimbingan Teknis Jadi Kunci Layanan Prima

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Aksi Konyol Maling Motor di Pancoran Mas Depok: Alih-alih Dinyalakan, Motor Curian Malah Digotong Berdua

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Wali Kota Depok Padel Cup Digelar Pertengahan Oktober 2026, Perebutkan Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Jalan Lumpuh Total, Tumpukan Sampah di TPA Cipayung Dilaporkan Longsor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Warga Keluhkan TPS Liar di Jalan Kapitan 3 Sukatani Depok

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Posyandu Bojongsari Naik Kelas, Bimbingan Teknis Jadi Kunci Layanan Prima

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Mau Bantuan Tepat Sasaran? Kelurahan Mekarsari Ajak Warga Perbarui Data Sosial Ekonomi Lewat DTSEN

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:30 WIB

KTP Sekarang Ada di HP, Mary Liziawati Imbau Warga Cimanggis Manfaatkan Layanan KTP Digital

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Pemberangkatan Peserta Pelatihan Kerja Dilakukan Bertahap, Sekitar 160 Orang Telah Dilatih

Berita Terbaru