Kantong Plastik Dilarang, Amari Spunbond Tawarkan Bahan Tas Ramah Lingkungan

- Penulis Berita

Kamis, 27 Februari 2020 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Siaran Jabodetabek- Di tengah ramainya isu pencemaran lingkungan oleh sampah plastik, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengambil langkah dengan mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 142 tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat. Pergub ini sudah ditandatangani oleh gubernur dan diharapkan dapat mengurangi penggunaan kantong plastik khususnya di pusat perbelanjaan tradisional maupun swalayan modern atau mall. Peraturan yang melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai ini akan berlaku mulai 1 Juli 2020. Pada peraturan tersebut dijelaskan apabila ada toko, swalayan, atau pedagang di pasar yang menggunakan kantong plastik akan dikenakan sanksi yang dapat berupa teguran tertulis, uang paksa, pembekuan izin, dan/atau pencabutan izin.

Upaya pengurangan plastik ini merupakan langkah yang tepat karena sampah plastik di Indonesia sudah menimbulkan banyak dampak negatif, terutama untuk laut dan ekosistem di dalamnya. Seperti yang dikatakan Susi Pudjiastuti, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Indonesia merupakan penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia. Oleh karena itu upaya pengurangan sampah plastik ini harus dilaksanakan dengan serius.

Salah satu solusi untuk mengurangi sampah plastik adalah dengan mencari alternatif pengganti kantong plastik berupa bahan yang lebih ramah lingkungan, yaitu dengan reusable bag atau tas yang bisa dipakai berulang kali. Menurut data mengurangi penggunaan kantong plastik dapat menurunkan konsumsi plastik hingga 14%. Dengan turunnya Pergub ini, masyarakat diharapkan dapat mengganti kantong plastik belanja dengan membawa sendiri tas atau kantong yang dapat dipakai berulang kali dari rumah.

Opsi bahan yang cocok untuk reusable bag salah satunya adalah kain non-woven spunbond yang lebih awet dan tidak mudah robek atau rusak. Tekstur kain spunbond yang halus namun rapat membuatnya cukup kuat digunakan untuk produk tas. Apabila kotor, tas yang terbuat dari kain spunbond bisa dicuci dan dipakai lagi hingga berulang kali. Selain itu, tas ini juga memiliki harga yang murah dan dapat dibuat dengan desain dan warna-warna yang menarik sesuai keinginan sehingga membuat tampilannya lebih menarik daripada kantong plastik biasa.

Dalam pemilihan bahan baku tas ramah lingkungan, konsumen juga harus jeli karena masing-masing produsen memiliki kualitas yang bisa berbeda-beda. Untuk mendapatkan bahan baku kain spunbond berkualitas dan lebih lembut, anda bisa mengandalkan Amari spunbond, yang diproduksi oleh PT Suryasukses Mekar Makmur. Dibuat dengan mengikuti standard ISO 9001, produk-produk Amari memiliki kualitas yang terjamin. Kain spunbond Amari memiliki beberapa macam ketebalan dan warna-warna yang menarik sehingga dapat menyesuaikan kebutuhan konsumen.

Selain digunakan untuk pengganti kantong plastik, tas spunbond juga banyak digunakan sebagai goodie bag atau souvenir untuk acara-acara tertentu, serta media promosi. Tas spunbond dapat diberi gambar sesuai desain yang diinginkan, misalnya menggunakan gambar logo perusahaan atau diberi desain unik yang sesuai dengan ciri khas perusahaan. Apabila anda membutuhkan kain spunbond untuk bahan tas ramah lingkungan atau keperluan lainnya, Amari spunbond siap melayani. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk, anda bisa mengunjungi website https://www.suryasukses.com/ atau mengunjungi https://www.instagram.com/amarispunbond/

Amari spunbond, PT Suryasukses Adi Perkasa, PT Suryasukses Mekar Makmur, tas ramah lingkungan, tas spunbond, reusable bag, non-woven spunbond

Berita Terkait

Jalan Enggram-Pemuda Sawangan Mulai Dilebarkan, Supian Suri Targetkan Rampung Awal 2027
Hot News!! Hari Ini Wali Kota Depok Akan Lakukan Mutasi dan Pelantikan 3 Kepala Dinas
Tak Ada Lagi Alasan Tak Bisa Mengaji, Yayasan IGMN Hadirkan Belajar Al-Qur’an Gratis di 10 Wilayah Depok
Bupati Bogor Rudy Susmanto Siapkan Revitalisasi Situ Kabantenan Agar Kendalikan Limpasan Air ke Permukiman
Taman Secawan Depok Jadi Salah Satu Sasaran Aksi Vandalisme
Supian Suri Soroti Pentingnya Jaga Kedaulatan Digital di Harkitnas 2026
GASS D1 Gelar Family Gathering Tuk Perkuat Solidaritas dan Ukhuwah Islamiyyah
Kajian Sabtu Pagi (KSP) Pesantren Leadership Primago Tentang Kekuatan Niat: Mengubah Rutinitas Pondok Menjadi Ibadah Menuju Pribadi Yang Produktif Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:19 WIB

BRI KC Cibubur Hadir untuk Korban Bencana, 1000 Paket Sembako Disalurkan di Bogor

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:49 WIB

SMP Pasar Minggu Jakarta Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:42 WIB

Family Gathering Ar-Rahman Islamic School Ke Ciwidey Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok Tahun 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:27 WIB

SENGIT! Inilah 4 Perusahaan Alumni Gontor yang Lolos ke Babak Presentasi INVESTMENT WAR EXPO FORBIS 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:31 WIB

SMP Kemala Bhayangkari 3 Jakarta Selatan Gelar Outing Activities Kelas IX Ke Yogyakarta Tahun 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:06 WIB

Dirgantara Digital Studio (DDS) Depok Dokumentasi Wisuda PELEPASAN SISWA TK B ALFABETA – BUKIT DAGO

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:49 WIB

Primago Consulting Hadirkan Workshop Spesial “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:04 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Berita Terbaru