Siaranjabodetabek.com – Pengurus Besar Jiujitsu Indonesia (PBJI) Kota Depok meluncurkan buku jiujitsu pertama di Indonesia, bertajuk Jiujitsu Training For Trainer adalah panduan materi percepatan untuk asisten pelatih dan materi prestasi atlet. Agenda launching buku tersebut berlangsung di Gedung KONI Kota Depok, Rabu (21/05/2025).
Buku setebal 106 halaman ini disusun oleh tiga orang praktisi jiujitsu Depok. Antara lain, Ketua PBJI Kota Depok Hero Amor Patria, M Kadafi dan Saga Hayyu.
Hero Amor Patria menyampaikan, buku ini ditujukan untuk semua kalangan, baik umum, praktisi pemula, calon asisten pelatioh, dan atlet.
“Buku ini bisa menjadi jawaban dari gangguan keamanan pribadi, pelecehan, sampai perundungan. Terobosan baru lahir dalam dunia seni bela diri di Indonesia,” tutur Hero.
Dirinya menjelaskan, buku ini jadi yang pertama di Indonesia. Panduan teknis berlajar jiujitsu dan sejumlah teknis dasar diajarkan dari buku ini.
“Mulai dari teknik jatuhan, kuda-kuda, pukulan, tendangan, bantingan, dan pertarungan bawah,” jelasnya.
Hero Amor Patria melanjutkan, guna memudahkan pembaca, di dalam seriap narasi turut diselipkan gambar berwarna dari teknik jiujistu.
“Buku ini juga mengupas materi untuk atlet brprestasi, mengacu pada aturan pertandingan jiujitsu international federation,” ujarnya.
Sementara itu, Saga Hayyu mengatakan, rencana ke depan akan malakukan sosialisasi ke sekolah. Sekalian juga mengenalkan bela diri asal Jepang ini ke genarasi muda.
“Untuk pemula, tentu selain lewat buku ini, bisa pula langsung belajar ke Dojo. Sehingga langsung praktek untuk mengasah kemampuan,” katanya.
Saga Hayyu menambahkan, buku ini sudah dapat diakses lewat toko daring. Harganya Rp 230 ribu. Hanya saja, karena saat ini masih soft launching, buku dapat diberoleh dengan bandrol Rp 159 ribu.
“Kami mendapat sokongan penuh dari KONI Kota Depok,” tukasnya.








