Munculnya Jaringan 5G

- Penulis Berita

Selasa, 8 Juni 2021 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranjabodetabek.com- Saat ini jaringan 5G mulai bermunculan dan akses internet seluler 5G sekarang tersedia secara luas.

Melansir dari digitaltrends, Apa itu 5G? Sederhananya, 5G adalah generasi ke-5 dari mobile broadband yang pada akhirnya akan menggantikan, atau setidaknya menambah, koneksi 4G LTE Anda. Dengan 5G, Anda mendapatkan kecepatan unduh dan unggah yang lebih cepat secara eksponensial. Latensi, atau waktu yang dibutuhkan perangkat untuk berkomunikasi dengan jaringan nirkabel, juga akan berkurang drastis.

Jaringan 5G secara inheren lebih efisien, menangani lebih banyak koneksi per menara dan kecepatan lebih cepat per pengguna. 5G juga dirancang untuk bekerja di rentang frekuensi radio (RF) yang lebih luas, membuka kemungkinan baru dalam pita mmWave (gelombang milimeter) ultra-tinggi bagi operator untuk memperluas penawaran jaringan mereka. Karena 5G adalah teknologi yang sepenuhnya baru yang beroperasi pada frekuensi dan sistem baru, ponsel 4G tidak kompatibel dengan jaringan 5G yang baru.

Jaringan 5G mulai dikerahkan dengan sungguh-sungguh pada tahun 2019, tetapi dasar untuk jaringan generasi berikutnya telah diletakkan bertahun-tahun sebelumnya. Arsitektur standar 5G ditetapkan pada 2016, di mana setiap perusahaan dan orang yang terlibat baik dari sisi jaringan maupun konsumen dapat mulai membuat perangkat yang memenuhi standar 5G.

Dalam jangka pendek, kemungkinan hanya akan meningkatkan kecepatan Anda untuk hal-hal seperti mengunduh video dan aplikasi, atau bermain game. Dalam jangka panjang, seperti halnya 4G, itu bisa menelurkan semua industri baru.

Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika membagi alokasi frekuensi untuk jaringan telekomunikasi seluler 5G ke dalam tiga lapisan (layer) telekomunikasi, yaitu Low Band, Middle Band, dan High Band. Pembagian itu dilakukan untuk pemerataan dan efisiensi layanan.

“Ketiga layer ini berada di frekuensi yang berbeda. Untuk pita bawah (Low Band), frekuensinya di bawah 1 Ghz, cocok untuk pemerataan coverage karena sangat efisien, jangkauan sangat luas dan untuk perkotaan sangat bermanfaat untuk interpenetration,” jelas Koordinator Penataan Alokasi Spektrum Dinas Tetap dan Bergerak Darat Ditjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Adis Alifiawan dalam Diskusi Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) “Indonesia Maju dengan 5G”, dari Ruang Media Center Kominfo, Jakarta, Senin (07/06/2021). dikutip resmi

Menurut Adis, pita frekuensi di bawah 1 Ghz juga bisa menjadi solusi apabila sinyal kurang bagus ketika masayarakat masuk ke suatu area publik atau gedung. Kemudian, pada layer kedua (Middle Band) berada diantara frekuensi 1 sampai 6 GHz.

“Di sini, yang saat ini kita nikmati untuk 5G yang ada di Indonesia sekarang, salah satunya dari Telkomsel yang sudah komersial, itu pakai 2,3 Ghz. Jadi, Middle Band sebetulnya adalah pertengahan. Coverage-nya dapat kapasitasnya juga lebih besar daripada yang Low Band,” tuturnya.

Sedangkan di pita atas (High Band) berada di frekuensi 2,6 Ghz dan 2,8 Ghz. Adis menjelaskan, dibandingkan dua layer yang lain, pita atas frekuensi memiliki beberapa keunggulan seperti jaringan telekomunikasi 5G bisa lebih responsif latensinya 1 milimeter per second dengan pick data rate mencapai 20 Gbps.

Berita Terkait

Jalan Enggram-Pemuda Sawangan Mulai Dilebarkan, Supian Suri Targetkan Rampung Awal 2027
Hot News!! Hari Ini Wali Kota Depok Akan Lakukan Mutasi dan Pelantikan 3 Kepala Dinas
Tak Ada Lagi Alasan Tak Bisa Mengaji, Yayasan IGMN Hadirkan Belajar Al-Qur’an Gratis di 10 Wilayah Depok
Bupati Bogor Rudy Susmanto Siapkan Revitalisasi Situ Kabantenan Agar Kendalikan Limpasan Air ke Permukiman
Supian Suri Soroti Pentingnya Jaga Kedaulatan Digital di Harkitnas 2026
GASS D1 Gelar Family Gathering Tuk Perkuat Solidaritas dan Ukhuwah Islamiyyah
Kajian Sabtu Pagi (KSP) Pesantren Leadership Primago Tentang Kekuatan Niat: Mengubah Rutinitas Pondok Menjadi Ibadah Menuju Pribadi Yang Produktif Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Peluang Berharga Bagi Anak Yatim, Yatim Puatu, Full Beasiswa SD, SMP, SMA di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:09 WIB

18 Lembaga Pendidikan Hadiri Kegiatan Workshop Manajemen “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 12:01 WIB

Hot News!! Hari Ini Wali Kota Depok Akan Lakukan Mutasi dan Pelantikan 3 Kepala Dinas

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:55 WIB

Tak Ada Lagi Alasan Tak Bisa Mengaji, Yayasan IGMN Hadirkan Belajar Al-Qur’an Gratis di 10 Wilayah Depok

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:51 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Siapkan Revitalisasi Situ Kabantenan Agar Kendalikan Limpasan Air ke Permukiman

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:22 WIB

Taman Secawan Depok Jadi Salah Satu Sasaran Aksi Vandalisme

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:00 WIB

Supian Suri Soroti Pentingnya Jaga Kedaulatan Digital di Harkitnas 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 06:45 WIB

GASS D1 Gelar Family Gathering Tuk Perkuat Solidaritas dan Ukhuwah Islamiyyah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:08 WIB

Kajian Sabtu Pagi (KSP) Pesantren Leadership Primago Tentang Kekuatan Niat: Mengubah Rutinitas Pondok Menjadi Ibadah Menuju Pribadi Yang Produktif Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Berita Terbaru