Wabah Virus Delta, Kini Masuk Negara Bagian Australia

- Penulis Berita

Selasa, 29 Juni 2021 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranjabodetabek.com- Negara bagian terpadat di Australia, New South Wales (NSW) mengalami sedikit peningkatan dalam virus COVID-19, sementara pemerintah memperketat pembatasan dan mendorong vaksinasi untuk mengatasi wabah Delta yang sangat menular.

Australia memerangi strain Delta, yang pertama kali terdeteksi di India, sejak kasus pertama ditemukan di ibu kota NSW Sydney.

Kekhawatiran ketegangan wabah itu dapat mempengaruhi lebih dari 20 juta orang Australia, atau sekitar 80% dari populasi.

Sementara itu, negara bagian terbesar kedua di Australia Queensland akan memberlakukan penguncian cepat di ibu kota Brisbane dan beberapa daerah lainnya.

“Risikonya nyata dan kami harus bertindak cepat, kami harus bekerja keras, kami harus cepat,” kata Perdana Menteri Queensland Annastacia Palaszczuk.

Pembatasan ketat, termasuk wajib menggunakan masker dan lebih sedikit pertemuan, juga diberlakukan di seluruh Australia.

Australia telah meningkatkan vaksinasi COVID-19 serta mengumumkan suntikan wajib untuk pekerja, perawatan lanjut usia yang berisiko tinggi dan karyawan di hotel karantina.

Dengan vaksin AstraZeneca tersedia untuk masyarakat di bawah usia 60 tahun.

Pejabat kesehatan mengatakan vaksin AstraZeneca menawarkan perlindungan tingkat tinggi dan manfaatnya jauh lebih besar daripada risiko apa pun.

Melansir dari Reuters, menurut Perdana Menteri Australia Scott Morrison, menghadirkan “tantangan yang sangat berbeda”.

Dengan hal itu, aturan jarak sosial yang ketat telah membantu Australia menjaga angka COVID-19 relatif rendah, dengan lebih dari 30.500 kasus dan 910 kematian. (Hm)

Berita Terkait

Jalan Enggram-Pemuda Sawangan Mulai Dilebarkan, Supian Suri Targetkan Rampung Awal 2027
Hot News!! Hari Ini Wali Kota Depok Akan Lakukan Mutasi dan Pelantikan 3 Kepala Dinas
Tak Ada Lagi Alasan Tak Bisa Mengaji, Yayasan IGMN Hadirkan Belajar Al-Qur’an Gratis di 10 Wilayah Depok
Bupati Bogor Rudy Susmanto Siapkan Revitalisasi Situ Kabantenan Agar Kendalikan Limpasan Air ke Permukiman
Supian Suri Soroti Pentingnya Jaga Kedaulatan Digital di Harkitnas 2026
GASS D1 Gelar Family Gathering Tuk Perkuat Solidaritas dan Ukhuwah Islamiyyah
Kajian Sabtu Pagi (KSP) Pesantren Leadership Primago Tentang Kekuatan Niat: Mengubah Rutinitas Pondok Menjadi Ibadah Menuju Pribadi Yang Produktif Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Peluang Berharga Bagi Anak Yatim, Yatim Puatu, Full Beasiswa SD, SMP, SMA di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:09 WIB

18 Lembaga Pendidikan Hadiri Kegiatan Workshop Manajemen “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 12:01 WIB

Hot News!! Hari Ini Wali Kota Depok Akan Lakukan Mutasi dan Pelantikan 3 Kepala Dinas

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:55 WIB

Tak Ada Lagi Alasan Tak Bisa Mengaji, Yayasan IGMN Hadirkan Belajar Al-Qur’an Gratis di 10 Wilayah Depok

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:51 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Siapkan Revitalisasi Situ Kabantenan Agar Kendalikan Limpasan Air ke Permukiman

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:22 WIB

Taman Secawan Depok Jadi Salah Satu Sasaran Aksi Vandalisme

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:00 WIB

Supian Suri Soroti Pentingnya Jaga Kedaulatan Digital di Harkitnas 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 06:45 WIB

GASS D1 Gelar Family Gathering Tuk Perkuat Solidaritas dan Ukhuwah Islamiyyah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:08 WIB

Kajian Sabtu Pagi (KSP) Pesantren Leadership Primago Tentang Kekuatan Niat: Mengubah Rutinitas Pondok Menjadi Ibadah Menuju Pribadi Yang Produktif Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Berita Terbaru