Akibat Kelangkaan Oksigen Pasien Covid-19, Kejari Depok Turun Tangan Dapatkan Tabung Oksigen

- Penulis Berita

Sabtu, 17 Juli 2021 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com, Depok – Permintaan pengisian oksigen di agen tabung oksigen di Jakarta dan Kota Depok alami peningkatan seiring lonjakan kasus COVID-19 yang terjadi dalam satu pekan terakhir. Sebagai upaya mengantisipasi kekosongan pasokan oksigen. Kejari Kota Depok turun tangan mencarikan jalan keluarnya, untuk mendapatkan tabung oksigen yang langka di Kota Depok.

Tabung gas oksigen menjadi barang langka dalam beberapa hari terakhir khususnya di Kota Depok wilayah lain yang ada ledakan kasus Covid-19.

Khusus di wilayah Kota Depok, Kejaksaan Negeri Depok turun tangan dengan memberikan pasokan sebanyak 500 tabung oksigen. Sebab Pasokan oksigen medis pun jadi buruan keluarga pasien yang mengalami gangguan pernapasan akibat terinfeksi virus tersebut.

“Beberapa wilayah Indonesia kekurangan pasokan oksigen karena jumlah pasien Covid-19 yang sakit kritis yang membutuhkannya, setelah puluhan orang sakit meninggal di rumah sakit umum yang kehabisan pasokan dari pusat,” demikian ucap Kepala Kejaksaan Negeri Kota Depok Sri Kuncoro, Sabtu (17/7/2021), melalui siaran pers nya.

Sri Kuncoro mengaku, prihatin dengan kelangkaan tabung oksigen medis yang akhir-akhir ini terjadi di sejumlah Daerah, termasuk Kota Depok. Kondisi itu juga ternyata berdampak pada rumah sakit.

“Kita mendengar bahwa ketersediaan oksigen medis di Kota Depok itu sangat minim banyak rumah sakit yang kekurangan,” tuturnya.

Tingginya permintaan membuat stok kepada masyarakat menjadi terbatas. Selain itu, Rumah Sakit yang membutuhkan juga kerap kesulitan mendapatkan. Hal ini mengkhawatirkan jangan sampai Indonesia seperti India yang sempat mengalami krisis tabung oksigen.

Menurut Sri Kuncoro, bantuan ini penting, setelah mendapat laporan Dinas Kesehatan (Dinkes) Depok kesulitan untuk mencukupi ketersediaan oksigen medis.

“Kalau ini kan mungkin sudah pasti, walaupun mungkin jumlahnya (baru 500 tabung oksigen medis_red) tidak optimal sesuai dengan kebutuhan kita 1.000 tabung. Tapi paling tidak nanti bisa rutin, entah dua hari sekali atau setiap hari,” katanya

Untuk mencukupi kebutuhan tabung oksigen medis di Kota Depok, pihaknya juga berkoordinasi dengan Kejari Serang dan wali kota setempat, masalah pendistribusian nanti oleh Dinkes Kota Depok.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa laksanakan kegiatan untuk pengambilan atau pengisian oksigen yang akan dibutuhkan oleh rumah sakit-rumah sakit di Kota Depok,” ujarnya.

Sri mengatakan, Kejari bersama jajarannya itu kemudian berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mencari solusi terkait kelangkaan tabung gas.

“Alhamdulillah dalam waktu dua hari kita bisa mendapatkan. Jadi hari ini kita mengambil oksigen itu atau mengisi tabung itu ke PT. Krakatau Steel di Cilegon,” ujarnya.

Dengan keterbatasan, rencananya kita baru diberikan dari pihak Krakatau Steel sekira 500 tabung oksigen medis.
“Kita akan serahkan ke Dinkes, nanti Dinkes Kota Depok yang akan ngatur, yang penting kita sudah bisa dapatkan tabung gas yang dibutuhkan,” jelasnya.

Sri menaroh apresiasi, atas pengorbanan para tenaga medis dan relawan tidak bisa dibalas dengan apapun. Karena, mereka sudah rela berjibaku menolong warga Depok dengan mempertaruhkan nyawa.

“Kami Kejari Depok dengan bantuan armada dari PUPR dan DLHK hanya membantu sebisanya saja untuk mensupport Dinkes dan RSUD serta rumah sakit di Depok bersama dengan seluruh nakes yang setiap hari tidak mengenal lelah melawan virus Covid-19,” paparnya.

Tapi Sri Kuncoro berjanji bantuan tersebut akan dilakukan secara berlanjut.

“Insya Allah walaupun mungkin tidak bisa memenuhi 100 persen kebutuhan yang penting adalah kepastian,” tuturnya.

Yang jelas, tegas Kuncoro, pihaknya akan koordinasikan terus, kemudian kebutuhan oksigen di Depok bisa lebih terpenuhi sesuai kebutuhan masyarakat.

Kejaksaan Negeri Depok menaruh rasa hormat yang setinggi-tinginya untuk para tenaga medis dan relawan yang telah berjibaku menghadapi pandemi ini. (adi).

Berita Terkait

Bupati Bogor Rudy Susmanto Siapkan Revitalisasi Situ Kabantenan Agar Kendalikan Limpasan Air ke Permukiman
Bupati Aceh Tamiang Apresiasi PTPN IV PalmCo sebagai Perusahaan Pertama yang Bantu Korban Banjir
Tokoh Masyarakat Bogor Ajak Warga Jaga Kondusifitas dan Tolak Hoaks
Ini Penjelasan PTPN IV Soal Tuntutan Soal HGU Cot Girek
Mutasi Jilid 2, Walikota Depok Supian Suri Ingatkan Empat Hal Kepada ASN
Supian Suri Akan Lakukan Mutasi Pejabat Gelombang Kedua Pekan Ini
Wali Kota Depok Supian Suri dan Wakil Walikota Chandra Rahmansyah Sambut Kehadiran Ribuan Peserta Pawai Budaya Nusantara
Ribuan Peserta Pawai Budaya Nusantara Meriahkan Lebaran Depok 2025

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:58 WIB

Dr Awaluddin Faj, M.Pd Ikuti Orientasi Calon Pengurus dan Anggota Baru HIPMI Depok Tahun 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:49 WIB

BPC HIPMI Depok Gelar Kegiatan Orientasi dalam Upaya Menempa Calon Pengurus dan Anggota Baru Bersama Sekum BPD HIPMI Jawa Barat Tahun 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:19 WIB

BRI KC Cibubur Hadir untuk Korban Bencana, 1000 Paket Sembako Disalurkan di Bogor

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:49 WIB

SMP Pasar Minggu Jakarta Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:42 WIB

Family Gathering Ar-Rahman Islamic School Ke Ciwidey Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok Tahun 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:31 WIB

SMP Kemala Bhayangkari 3 Jakarta Selatan Gelar Outing Activities Kelas IX Ke Yogyakarta Tahun 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:26 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Turut Hadir pada Acara Sarasehan Nasional Pesantren dalam Rangka Memperingati 100 thn Gontor

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:06 WIB

Dirgantara Digital Studio (DDS) Depok Dokumentasi Wisuda PELEPASAN SISWA TK B ALFABETA – BUKIT DAGO

Berita Terbaru