Hindari 3 Kebiasaan Agar Anak Tidak Obesitas

- Penulis Berita

Senin, 22 November 2021 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com – Berdasarkan indikator Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, sebanyak 18,8 persen anak usia 5-12 tahun mengalami kelebihan berat badan, dan 10,8 persen mengalami obesitas. Dari data global, ada sekitar 300 juta orang mengalami obesitas dan 20 persen di antaranya anak usia 5-12 tahun.

Berikut kebiasaan yang buat anak obesitas :

https://siaranjabodetabek.com/baca/20211122/yuk-intip-resep-membuat-ayam-goreng-tulang-lunak.html

  1. Jajan

Harus diakui membeli makanan dari layanan pesan-antar ojek daring memang mudah dan menyenangkan. Namun di balik kemudahan ini, tersimpan aneka makanan yang tinggi kalori. Tidak jarang, anak pun turut kebiasaan orang tua mengonsumsi makanan tinggi kalori terutama makanan yang dibeli.

 

  1. Kurang Latihan Fisik

Sebelum pandemi, anak bebas bermain di luar rumah. Bahkan orang tua tidak segan mengajak anak berolahraga bersama tiap akhir pekan. Saat pandemi situasi kini berubah, mobilitas di luar rumah terbatas.

Menurut dokter spesialis anak dan konselor laktasi di RS Pondok Indah, Puri Indah, Jeanne-Roos Tikoalu, kurang aktivitas fisik berperan dalam memupuk kelebihan berat badan atau obesitas pada buah hati.

 

  1. Kurang Nilai Gizi

Orang tua merasa sudah memberikan yang terbaik buat anak mulai dari makan cukup sampai pemenuhan kebutuhan vitamin demi daya tahan tubuh. Hanya saja, kata Jeanne-Roos, orang tua kurang memahami pemenuhan gizi seimbang buat anak. Padahal makan tidak boleh asal kenyang.

Asupan makanan harus memenuhi kebutuhan gizi termasuk makronutrien dan mikronutrien. Ada tiga sesi makan besar atau makan utama dengan makan selingan biasanya satu atau dua kali.

Makan selingan atau snacking tidak boleh sampai mengganggu makan utama. Kerap terjadi anak diberi camilan tinggi gula sehingga malas mengonsumsi makanan utama. Akibatnya, kebutuhan nutrisi tidak terpenuhi.

Berita Terkait

Jalan Enggram-Pemuda Sawangan Mulai Dilebarkan, Supian Suri Targetkan Rampung Awal 2027
Hot News!! Hari Ini Wali Kota Depok Akan Lakukan Mutasi dan Pelantikan 3 Kepala Dinas
Tak Ada Lagi Alasan Tak Bisa Mengaji, Yayasan IGMN Hadirkan Belajar Al-Qur’an Gratis di 10 Wilayah Depok
Bupati Bogor Rudy Susmanto Siapkan Revitalisasi Situ Kabantenan Agar Kendalikan Limpasan Air ke Permukiman
Taman Secawan Depok Jadi Salah Satu Sasaran Aksi Vandalisme
Supian Suri Soroti Pentingnya Jaga Kedaulatan Digital di Harkitnas 2026
GASS D1 Gelar Family Gathering Tuk Perkuat Solidaritas dan Ukhuwah Islamiyyah
Kajian Sabtu Pagi (KSP) Pesantren Leadership Primago Tentang Kekuatan Niat: Mengubah Rutinitas Pondok Menjadi Ibadah Menuju Pribadi Yang Produktif Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:19 WIB

BRI KC Cibubur Hadir untuk Korban Bencana, 1000 Paket Sembako Disalurkan di Bogor

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:49 WIB

SMP Pasar Minggu Jakarta Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:42 WIB

Family Gathering Ar-Rahman Islamic School Ke Ciwidey Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok Tahun 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:27 WIB

SENGIT! Inilah 4 Perusahaan Alumni Gontor yang Lolos ke Babak Presentasi INVESTMENT WAR EXPO FORBIS 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:31 WIB

SMP Kemala Bhayangkari 3 Jakarta Selatan Gelar Outing Activities Kelas IX Ke Yogyakarta Tahun 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:06 WIB

Dirgantara Digital Studio (DDS) Depok Dokumentasi Wisuda PELEPASAN SISWA TK B ALFABETA – BUKIT DAGO

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:49 WIB

Primago Consulting Hadirkan Workshop Spesial “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:04 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Berita Terbaru