Kecamatan Kemang Lakukan Pelayanan KB MKJP Untuk Mencegah Stunting

- Penulis Berita

Kamis, 11 Mei 2023 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com – Jumlah anak yang terlalu banyak dan jarak yang terlampau dekat menjadi salah satu faktor penyebab stunting. Banyak anak dengan jarak yang terlalu dekat membuat ibu tidak fokus memberikan gizi yang optimal bagi tumbuh kembang balitanya.

Oleh karena itu, masyarakat harus diberikan penyadaran agar mengatur jumlah anak dan jarak kelahiran. Dengan demikian, resiko terjadinya stunting bisa lebih mudah dicegah.

Untuk mengatur jumlah anak dan jarak kelahiran, program KB adalah solusinya. Metode KB yang paling efektif adalah kontrasepsi jangka panjang atau MKJP. Masa efektif Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) bisa sampai 10 tahun bahkan seumur hidup.

Diantara KB MKJP adalah IUD, Implan, dan Metode Operasi Wanita/Pria (MOW/MOP) atau yang akrab disebut oleh masyarakat sebagai steril. Saat ini, kebutuhan masyarakat akan KB MKJP cukup tinggi.

Hal ini nampak dari pelayanan IUD dan Implan yang diselenggarakan oleh Balai Penyuluhan KB Kemang, Kamis (11/05/2023) yang merupakan rangkaian dari kegiatan GEMPUR MKJP BKKBN Jawa Barat. Pada kegiatan yang dilaksanakan di Puskesmas Kemang itu, terlihat peserta KB cukup antusias mengikuti pelayanan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari GEMPUR MKJP yang diselenggarakan oleh BKKBN Jawa Barat. Pelayanan hari ini merupakan pelaksanaan hari kedua di Kecamatan Kemang,” ujar Khairunnas, Korlap KB Kecamatan Kemang.

Khairunnas berharap, kualitas pelayanan KB di Kecamatan Kemang terus ditingkatkan. Dia meminta seluruh petugas lini lapangan dan kader KB di Kecamatan Kemang untuk terus melakukan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya mengikuti program KB.

“Mengikuti program KB merupakan salah satu upaya untuk mencegah terjadinya stunting. Kami mengajak masyarakat secara bersama-sama untuk mewujudkan Zero stunting dengan ikut ber-KB,” tukasnya./Naz.

Berita Terkait

Al Siddiq International School Pondok Gede Bekasi Hadirkan Pembicara Parenting Alumni Gontor Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Rasakan Banyak Manfaat, Warga Sukatani Tapos Ingin Wisata Keberagaman terus Berlanjut
Calon Ketua Umum HIPPI Kota Depok Beserta Calon Pengurus Memperkuat Konsolidasi Bersama Ketua DPD HIPPI Jawa Barat Sebelum Pelantikan
SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun 2026
Pelatihan Gasing di Depok Soroti Mental Siswa Saat Belajar Matematika
SMP Insan Kamil Cikarang Gelar Parenting Bagi Orang Tua Tentang “Membaca Hasil Potensi Anak Melalui Test PRIMAGEN” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Prabowo Lantik Wantimpres: Menariknya Formasi Baru yang Satukan Rocky Gerung dan M. Qodari
Wali Kota Depok Padel Cup Digelar Pertengahan Oktober 2026, Perebutkan Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Mahkamah Konstitusi Nyatakan Gugatan Ijazah Wapres Gibran Tidak Dapat Diterima, Perkara Resmi Selesai

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Mahkamah Konstitusi Gelar Sidang Pembacaan Putusan PHPU Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Supian Suri Dorong Metode Gasing Diperluas ke Sekolah di Depok

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:09 WIB

Pelajar SMAN 21 Jakarta Ciptakan O2H, Teknologi Ubah Kelembapan Udara Jadi Air

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Aksi Konyol Maling Motor di Pancoran Mas Depok: Alih-alih Dinyalakan, Motor Curian Malah Digotong Berdua

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Galeri Indonesia Kaya Rayakan Ulang Tahun ke-13, Hadirkan Pertunjukan Seni Spesial Gratis untuk Publik

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Prabowo Lantik Wantimpres: Menariknya Formasi Baru yang Satukan Rocky Gerung dan M. Qodari

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:36 WIB

Dr. Awaluddin Faj, M.Pd Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor yang menjadi Konsultan Sekolah di Indonesia

Berita Terbaru

berita depok

Ogah Ribet, RW Baktijaya Minta Dana Rp300 Juta Masuk Skema Hibah

Sabtu, 10 Okt 2026 - 08:25 WIB