​KPK Temukan 8 Masalah Krusial Program Makan Bergizi Gratis, Desak Audit Investigatif BPK!

- Penulis Berita

Senin, 20 April 2026 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranJabodetabek – Program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) kini tengah berada dalam sorotan tajam. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi merilis hasil kajian tata kelola program tersebut dan menemukan delapan lubang besar yang berpotensi memicu kerugian negara. Masalah tersebut mencakup regulasi yang belum memadai, risiko panjangnya rantai birokrasi pada mekanisme bantuan pemerintah, hingga lemahnya transparansi dalam penentuan mitra penyedia makanan atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

​KPK menyoroti bahwa pendekatan sentralistik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai aktor tunggal justru memperlemah mekanisme check and balances. Kondisi ini diperparah dengan banyaknya temuan di lapangan mengenai dapur yang tidak memenuhi standar teknis, yang berujung pada insiden keracunan makanan di beberapa daerah. Tanpa indikator keberhasilan yang jelas dan pengukuran baseline status gizi, program triliunan rupiah ini dinilai rentan menjadi sasaran empuk praktik rente.

​Menanggapi carut-marut tersebut, Werdha Candratrilaksita, akademisi sekaligus praktisi administrasi publik, menegaskan perlunya langkah hukum yang tegas melalui Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ia mendorong dilakukannya Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) untuk membedah potensi inefisiensi. “Terlalu banyak ‘persoalan yang mencurigakan’ dalam tata kelola MBG yang menimbulkan dugaan atau indikasi inefisiensi dan korupsi,” tegas Werdha dalam keterangannya terkait perlunya audit investigatif menyeluruh.

​Audit ini dipandang sebagai prasyarat mutlak sebelum pemerintah melakukan koreksi kebijakan lebih lanjut. Dengan keterlibatan BPK, diharapkan rantai pasok dan operasional SPPG dapat dibersihkan dari kepentingan politik maupun kelompok tertentu. Langkah ini dianggap krusial agar ambisi besar memberikan gizi bagi anak bangsa tidak justru berujung pada pemborosan anggaran negara yang masif di tengah kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok.

Berita Terkait

PT Mustika Ratu Tbk bawa Kepedulian dan Dukungan Pendidikan Untuk Anak-ana Manggarai NTT
Warisan Jamu Nusantara Dibawa ke Pasar Modern, Mustika Ratu Andalkan Inovasi
Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026
LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Kereta Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober 2026
Pabrik RDF di TPA Cipayung Ditargetkan Olah 1.000 Ton Sampah per Hari
PRIMAGEN kenalkan Tes Minat Bakat di Event Pramono SPEKIX 2026 di JCC Senayan Jakarta, Dorong Anak Disabilitas Mapping Talent Mapping Sejak Dini
Dana RW Rp300 Juta Bukan Sekadar Bangun Jalan! RW 10 Kelurahan RJB Pancoran Mas Kota Depok Depok Pilih Mobil Siaga, Ini Alasannya
PRIMAGEN dan FORKESI Hadirkan Tes Pemetaan Minat Bakat Anak Spesial di SPEKIX 2026
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:37 WIB

PT Mustika Ratu Tbk bawa Kepedulian dan Dukungan Pendidikan Untuk Anak-ana Manggarai NTT

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Warisan Jamu Nusantara Dibawa ke Pasar Modern, Mustika Ratu Andalkan Inovasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Pabrik RDF di TPA Cipayung Ditargetkan Olah 1.000 Ton Sampah per Hari

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:57 WIB

PRIMAGEN kenalkan Tes Minat Bakat di Event Pramono SPEKIX 2026 di JCC Senayan Jakarta, Dorong Anak Disabilitas Mapping Talent Mapping Sejak Dini

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:18 WIB

Dana RW Rp300 Juta Bukan Sekadar Bangun Jalan! RW 10 Kelurahan RJB Pancoran Mas Kota Depok Depok Pilih Mobil Siaga, Ini Alasannya

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:49 WIB

PRIMAGEN dan FORKESI Hadirkan Tes Pemetaan Minat Bakat Anak Spesial di SPEKIX 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Al Siddiq International School Pondok Gede Bekasi Hadirkan Pembicara Parenting Alumni Gontor Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Berita Terbaru