Ridwan Kamil Keberatan Jabar Berlakukan PSBB dan Wacana Lockdown Anggaran Jabar Sudah Tidak Ada

- Penulis Berita

Kamis, 24 Juni 2021 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com, Bandung – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil keberatan jika harus kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Pasalnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah tidak memiliki anggaran untuk menyubsidi warga yang terdampak covid-19.
“Kami sudah tidak punya banyak anggaran lagi kalau harus PSBB dengan subsidi, karena uang kita banyak fokus buat beli masker, APD dan lain-lain. Realitanya sepert itu,” kata Emil, panggilan akrab gubernur kepada wartawan, Selasa (22/6/2021).

Menurut Emil, apabila diberlakukan PSBB, maka harus disiapkan bantuan sembako bagi orang atau warga yang di rumah tidak bekerja.

“Karena tidak semua orang bisa work from home (WFH). Ada profesi-profesi yang kalau WFH dia tidak dapat penghasilan, dan itu agak rumit lah,” ujar kang Emil.

Karena itu, Emil berharap lonjakan kasus Covid-19 di Jawa Barat bisa menurun dalam waktu dekat.

“Kita pernah mengalami ini kan di awal tahun, sehingga kita berharap polanya sama, menurun setelah empat minggu. Ini masih ada 2 minggu lagi,” kata Emil.

“Tapi, setelah turun titip jangan dikasih libur lagi. Kalau libur lagi kami di lapangan berulang-ulang lagi dalam hal ini, kira-kira begitu,” pungkas Emil.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meyakini, Satu tahun berlalu sejak kasus pertama COVID-19 di Indonesia ditemukan di Depok, Jawa Barat pada 2 Maret 2020 lalu.

Sebenarnya virus Corona sudah lebih dulu masuk ke Indonesia sebelum pasien 01 dan 02 ditemukan. Oleh karena itu, pada 12 Februari 2020, Pemprov Jabar Selalu antisipasi.

“Sebulan sebelumnya, kita membaca fenomena global dengan menyiaga satukan Jabar. Banyak orang yang tidak menyukai padahal infrastruktur harus siap,” kata Emil.

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengatakan pandemi ini memberikan pelajaran yang sangat luar biasa. Pasalnya, tak semua orang paham apa itu virus Corona sejak awal kemunculannya.

Hal itu terbukti dengan terus berubah-ubahnya kebijakan di tingkat global, semula hanya orang sakit yang wajib memakai masker, namun kemudian kebijakan itu berubah dengan mewajibkan semua orang baik yang sehat atau pun yang sakit untuk memakai masker.

“Orang sehat tidak pakai masker ternyata berubah aturannya, PPKM berubah menjadi PSBB. Kasus aktif masih ada tapi trennya sekarang menurun,” pungkas Kang Emil. (**).

Berita Terkait

​KPK Temukan 8 Masalah Krusial Program Makan Bergizi Gratis, Desak Audit Investigatif BPK!
Bupati Aceh Tamiang Apresiasi PTPN IV PalmCo sebagai Perusahaan Pertama yang Bantu Korban Banjir
Tokoh Masyarakat Bogor Ajak Warga Jaga Kondusifitas dan Tolak Hoaks
Ini Penjelasan PTPN IV Soal Tuntutan Soal HGU Cot Girek
Menata Belanja Negara: Strategi Efisiensi untuk Kesejahteraan Rakyat
Mutasi Jilid 2, Walikota Depok Supian Suri Ingatkan Empat Hal Kepada ASN
Supian Suri Akan Lakukan Mutasi Pejabat Gelombang Kedua Pekan Ini
Wali Kota Depok Supian Suri dan Wakil Walikota Chandra Rahmansyah Sambut Kehadiran Ribuan Peserta Pawai Budaya Nusantara

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:04 WIB

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 April 2026 - 12:02 WIB

Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat

Rabu, 29 April 2026 - 11:58 WIB

Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)

Rabu, 29 April 2026 - 11:52 WIB

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 April 2026 - 09:58 WIB

Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 

Rabu, 29 April 2026 - 09:56 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren

Rabu, 29 April 2026 - 09:00 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Rabu, 29 April 2026 - 08:58 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Berita Terbaru