Empat Kemuliaan Umat Nabi Muhammad

- Penulis Berita

Jumat, 21 Januari 2022 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com – Dalam Kitab Nashaihul Ibad, Syaikh Nawawi Banten menulis ihwal empat kemuliaan umat Nabi Muhammad SAW yang membuat heran Nabi Adam. Namun keempat kemuliaan ini tidak Allah SWT berikan kepada Nabi Adam.

Kemuliaan pertama, lanjut Nabi Adam, “Tobatku baru diterima oleh Allah SWT di Mekah, sedangkan tobat umat Nabi Muhammad SAW diterima di mana saja oleh Allah SWT”.

Bayangkan kalau orang Indonesia dan bangsa-bangsa lain di dunia, baru diterima tobatnya di Mekah.

Tak hanya itu, Nabi Adam perlu menunggu 40 tahun agar tobatnya diterima sambil terus berdoa, “Rabbana, sungguh kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan menyayangi kami, sungguh kami termasuk orang-orang yang merugi” (QS. al-A’raf/7: 23).

https://siaranjabodetabek.com/baca/20220120/penerjemah-shin-tae-yong-pilih-mudur-usai-disebut-tak-becus-oleh-haruna-soemitro.html

 

Kedua, yang membuat Nabi Adam heran, “Aku berpakaian ketika berbuat dosa, lalu Allah SWT jadikan aku telanjang, sedangkan umat Nabi Muhammad SAW berbuat dosa dalam keadaan telanjang, namun Allah SWT memberi mereka pakaian”.

Faktanya, tidak ada seorangpun umat Nabi Muhammad SAW yang sesudah berbuat dosa seketika dicopot pakaiannya. Berbeda dengan Nabi Adam yang harus menutupi tubuhnya dengan daun tin sesaat sebelum jatuh dari surga ke alam dunia. Dalam sejarah, berpakaian adalah peradaban pertama dan tertua umat manusia.

Ketiga, yang membuat Nabi Adam heran, “Ketika aku berbuat dosa, Allah SWT memisahkan aku dengan istriku. Sementara umat Nabi Muhammad SAW berbuat dosa, namun Allah SAW tidak memisahkan mereka dengan istri-istri mereka”.

Tak terbayangkan betapa repotnya manakala seorang suami yang berbuat dosa kepada Allah SWT, serta-merta akan kehilangan istri. Begitu juga sebaliknya. Untunglah, umat Nabi Muhammad SAW dimuliakan oleh Allah SWT.

Keempat, yang membuat Nabi Adam heran, “Aku berbuat dosa di dalam surga, lalu Allah SWT mengeluarkanku dari surga. Sedangkan umat Nabi Muhammad SAW berbuat dosa di luar surga, namun Allah SWT akan memasukkan mereka ke surga, asal saja mereka bertobat”.

Faktanya, tidak ada seorangpun umat Nabi Muhammad SAW yang sesudah berbuat dosa seketika dicopot pakaiannya. Berbeda dengan Nabi Adam yang harus menutupi tubuhnya dengan daun tin sesaat sebelum jatuh dari surga ke alam dunia. Dalam sejarah, berpakaian adalah peradaban pertama dan tertua umat manusia.

Ketiga, yang membuat Nabi Adam heran, “Ketika aku berbuat dosa, Allah SWT memisahkan aku dengan istriku. Sementara umat Nabi Muhammad SAW berbuat dosa, namun Allah SAW tidak memisahkan mereka dengan istri-istri mereka”.

Tak terbayangkan betapa repotnya manakala seorang suami yang berbuat dosa kepada Allah SWT, serta-merta akan kehilangan istri. Begitu juga sebaliknya. Untunglah, umat Nabi Muhammad SAW dimuliakan oleh Allah SWT.

Keempat, yang membuat Nabi Adam heran, “Aku berbuat dosa di dalam surga, lalu Allah SWT mengeluarkanku dari surga. Sedangkan umat Nabi Muhammad SAW berbuat dosa di luar surga, namun Allah SWT akan memasukkan mereka ke surga, asal saja mereka bertobat”.

Berita Terkait

Jalan Enggram-Pemuda Sawangan Mulai Dilebarkan, Supian Suri Targetkan Rampung Awal 2027
Hot News!! Hari Ini Wali Kota Depok Akan Lakukan Mutasi dan Pelantikan 3 Kepala Dinas
Tak Ada Lagi Alasan Tak Bisa Mengaji, Yayasan IGMN Hadirkan Belajar Al-Qur’an Gratis di 10 Wilayah Depok
Bupati Bogor Rudy Susmanto Siapkan Revitalisasi Situ Kabantenan Agar Kendalikan Limpasan Air ke Permukiman
Taman Secawan Depok Jadi Salah Satu Sasaran Aksi Vandalisme
Supian Suri Soroti Pentingnya Jaga Kedaulatan Digital di Harkitnas 2026
GASS D1 Gelar Family Gathering Tuk Perkuat Solidaritas dan Ukhuwah Islamiyyah
Kajian Sabtu Pagi (KSP) Pesantren Leadership Primago Tentang Kekuatan Niat: Mengubah Rutinitas Pondok Menjadi Ibadah Menuju Pribadi Yang Produktif Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:58 WIB

Dr Awaluddin Faj, M.Pd Ikuti Orientasi Calon Pengurus dan Anggota Baru HIPMI Depok Tahun 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:49 WIB

BPC HIPMI Depok Gelar Kegiatan Orientasi dalam Upaya Menempa Calon Pengurus dan Anggota Baru Bersama Sekum BPD HIPMI Jawa Barat Tahun 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:19 WIB

BRI KC Cibubur Hadir untuk Korban Bencana, 1000 Paket Sembako Disalurkan di Bogor

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:49 WIB

SMP Pasar Minggu Jakarta Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:42 WIB

Family Gathering Ar-Rahman Islamic School Ke Ciwidey Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok Tahun 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:31 WIB

SMP Kemala Bhayangkari 3 Jakarta Selatan Gelar Outing Activities Kelas IX Ke Yogyakarta Tahun 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:26 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Turut Hadir pada Acara Sarasehan Nasional Pesantren dalam Rangka Memperingati 100 thn Gontor

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:06 WIB

Dirgantara Digital Studio (DDS) Depok Dokumentasi Wisuda PELEPASAN SISWA TK B ALFABETA – BUKIT DAGO

Berita Terbaru