Mengenal MH Thamrin, Pahlawan Asli Jakarta Berjuang Lawan Belanda

- Penulis Berita

Senin, 21 Februari 2022 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com -Mohammad Husni Thamrin atau MH Thamrin dikenal sebagai pahlawan nasional yang namanya diabadikan menjadi salah satu nama jalan protokol di DKI Jakarta. MH Thamrin merupakan pahlawan dari Jakarta. Tak sedikit tokoh asal Jakarta yang turut memperjuangkan kemerdekaan. Beberapa di antaranya dianugerahi predikat pahlawan nasional.

Selain nama jalan, nama MH Thamrin juga bisa ditemukan dalam bentuk museum yang terletak di Menteng, Jakarta Pusat. MH Thamrin adalah putra asli Betawi.  Dia dilahirkan di Kampung Sawah Besar pada 16 Februari 1894 dari pasangan Thamrin Muhammad Tabri dan Nurhamah.

Darah Eropa mengalir pada diri MH Thamrin lantaran sang kakek, Ort, adalah orang Inggris yang menikah dengan Noeraini, perempuan Betawi.  Meski termasuk keluarga terpandang, sejak kecil MH Thamrin terbiasa bermain dengan anak-anak dari kalangan jelata. Dia menyaksikan dan merasakan bagaimana kepahitan hidup yang dijalani orang kelas bawah.  Sejak duduk sebagai anggota dewan, MH Thamrin tampil sebagai sosok pembela rakyat kecil.

https://siaranjabodetabek.com/baca/20220219/walikota-depok-mohammad-idris-siapkan-beberapa-program-untuk-tingkatkan-ipm-kecamatan-cipayung.html

Pada 1919, di usia 25 tahun, MH Thamrin memulai debut politiknya di Gemeenteraad atau DPRD.  Tuntutannya agar pemerintah memperhatikan warga di kampung-kampung di Jakarta ditindaklanjuti dengan dibuatnya saluran air besar sehingga kampung terhindar dari banjir. Tahun 1927, dia diangkat jadi anggota Volksraad (DPR).  Kala itu, dia mendesak agar perlakuan buruk terhadap buruh di Sumatera Timur dihentikan.

Kemudian, pada 1939, MH Thamrin menjadi Wakil Ketua Partai Indonesia Raya. Dia memperjuangkan penggantian istilah inlander menjadi Indonesia atau Indonesisch. MH Thamrin menjadi tahanan rumah pada 6 Januari 1941 karena dianggap berkhianat terhadap pemerintah Belanda.  Meski kala itu dia tengah sakit, pikiran dan perhatiannya selalu tertuju pada rakyat. Hingga akhirnya, dia meninggal dunia pada 11 Januari 1941.  MH Thamrin diantar oleh ribuan orang ke peristirahatan terakhirnya di TPU Karet Bivak, Jakarta. Da ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada 1960.

Berita Terkait

Jalan Enggram-Pemuda Sawangan Mulai Dilebarkan, Supian Suri Targetkan Rampung Awal 2027
Hot News!! Hari Ini Wali Kota Depok Akan Lakukan Mutasi dan Pelantikan 3 Kepala Dinas
Tak Ada Lagi Alasan Tak Bisa Mengaji, Yayasan IGMN Hadirkan Belajar Al-Qur’an Gratis di 10 Wilayah Depok
Bupati Bogor Rudy Susmanto Siapkan Revitalisasi Situ Kabantenan Agar Kendalikan Limpasan Air ke Permukiman
Taman Secawan Depok Jadi Salah Satu Sasaran Aksi Vandalisme
Supian Suri Soroti Pentingnya Jaga Kedaulatan Digital di Harkitnas 2026
GASS D1 Gelar Family Gathering Tuk Perkuat Solidaritas dan Ukhuwah Islamiyyah
Kajian Sabtu Pagi (KSP) Pesantren Leadership Primago Tentang Kekuatan Niat: Mengubah Rutinitas Pondok Menjadi Ibadah Menuju Pribadi Yang Produktif Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:22 WIB

Jalan Enggram-Pemuda Sawangan Mulai Dilebarkan, Supian Suri Targetkan Rampung Awal 2027

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:55 WIB

Tak Ada Lagi Alasan Tak Bisa Mengaji, Yayasan IGMN Hadirkan Belajar Al-Qur’an Gratis di 10 Wilayah Depok

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:22 WIB

Taman Secawan Depok Jadi Salah Satu Sasaran Aksi Vandalisme

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:30 WIB

BRI KC Cimanggis Gencarkan MemBRIMOkan Indonesia, Dorong Nasabah Beralih ke Transaksi Digital

Rabu, 29 April 2026 - 13:04 WIB

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 April 2026 - 12:02 WIB

Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat

Rabu, 29 April 2026 - 11:58 WIB

Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)

Rabu, 29 April 2026 - 11:52 WIB

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Berita Terbaru