Mengetahui Sistem Cuci Darah Manusia

- Penulis Berita

Rabu, 2 Maret 2022 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com – Istilah Cuci Darah atau bahasa kedokterannya adalah hemodialisa. Perlu diketahui dalam kandungan darah ada yang bersih dan ada yang tidak bersih. Dalam tubuh manusia ada organ kembar berbentuk seperti kacang merah yang berfungsi untuk memfilter darah manusia dan membuang zat-zat yang tidak diperlukan tubuh melalui urine.

Namun Fungsi diatas tidak bisa dilakukan dalam organ tubuh manusia jika seseorang mempunyai penyakit ginjal. Seseorang yang punya penyakit ginjal contohnya batu ginjal, jika batu ginjalnya kronis maka sulit mengeluarkan zat yang tidak diperlukan oleh tubuh melalui urine bahkan bisa bisa membuat infeksi bakteri.

Bahkan jika sampai ginjalnya tidak berfungsi lagi atau gagal ginjal maka dilakukanlah cuci darah atau hemodialisa kepada seorang yang gagal ginjal tersebut.

Untuk menggantikan peran organ kembar, Kedokteran menciptakan mesin-mesin canggih untuk melakukan cuci darah. Dalam prakteknya ada dua jarum yang perlu disuntik kelengan jarum.

https://siaranjabodetabek.com/baca/20220225/bagikan-550-masker-dan-sampaikan-himbauan-prokes-polsek-kep-seribu-utara-sambangi-warga-secara-door-to-door.html

Pertama jarum untuk mengambil darah ke mesin isi mesinnya ke saringan yang punya ribuan serat untuk menghilangkan zat zat buangan. terus darah yang sudah bersih di alirkan balik ke tubuh lewat jarum kedua.

Cuci darah ini tidak benar-benar bisa menggantikan peran ginjal sepenuhnya. jalan terbaik adalah mendapatkan ginjal baru yang sehat. Dimana untuk mendapatkan Ginjal baru yang sehat sangat langka.

Oleh karena itu peliharalah yang benarr ginjal kita.  Jangan sampai kita kena penyakit ginjal atau malah dijual.

 

Berita Terkait

Hot News!! Hari Ini Wali Kota Depok Akan Lakukan Mutasi dan Pelantikan 3 Kepala Dinas
Tak Ada Lagi Alasan Tak Bisa Mengaji, Yayasan IGMN Hadirkan Belajar Al-Qur’an Gratis di 10 Wilayah Depok
Bupati Bogor Rudy Susmanto Siapkan Revitalisasi Situ Kabantenan Agar Kendalikan Limpasan Air ke Permukiman
Taman Secawan Depok Jadi Salah Satu Sasaran Aksi Vandalisme
Supian Suri Soroti Pentingnya Jaga Kedaulatan Digital di Harkitnas 2026
GASS D1 Gelar Family Gathering Tuk Perkuat Solidaritas dan Ukhuwah Islamiyyah
Kajian Sabtu Pagi (KSP) Pesantren Leadership Primago Tentang Kekuatan Niat: Mengubah Rutinitas Pondok Menjadi Ibadah Menuju Pribadi Yang Produktif Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Peluang Berharga Bagi Anak Yatim, Yatim Puatu, Full Beasiswa SD, SMP, SMA di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 12:01 WIB

Hot News!! Hari Ini Wali Kota Depok Akan Lakukan Mutasi dan Pelantikan 3 Kepala Dinas

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:55 WIB

Tak Ada Lagi Alasan Tak Bisa Mengaji, Yayasan IGMN Hadirkan Belajar Al-Qur’an Gratis di 10 Wilayah Depok

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:51 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Siapkan Revitalisasi Situ Kabantenan Agar Kendalikan Limpasan Air ke Permukiman

Senin, 18 Mei 2026 - 06:45 WIB

GASS D1 Gelar Family Gathering Tuk Perkuat Solidaritas dan Ukhuwah Islamiyyah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:08 WIB

Kajian Sabtu Pagi (KSP) Pesantren Leadership Primago Tentang Kekuatan Niat: Mengubah Rutinitas Pondok Menjadi Ibadah Menuju Pribadi Yang Produktif Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:58 WIB

Peluang Berharga Bagi Anak Yatim, Yatim Puatu, Full Beasiswa SD, SMP, SMA di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:35 WIB

SMP Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan adakan Kegiatan Big FieldTrip ke Bandung 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Senin, 11 Mei 2026 - 21:50 WIB

Tim Marawis Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Unjuk Gigi di  Event Lebaran Depok & HUT Kota Depok 2026

Berita Terbaru