Bang Ale, Drummer Cacat Fisik Pantang Menyerah Bermusik & Jalani Hidup

- Penulis Berita

Rabu, 10 Agustus 2022 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com – Jakarta, 08/08/2022, Tim redaksi siaranjabodetabek.com sekaligus Ketua Komunitas Indie Bersatu (K.I.B) mencoba silaturahim ke salah satu anggota K.I.B, yaitu Bang Ale Drummer yang memiliki kekurangan bagian tubuhnya (cacat) namun pantang menyerah dalam bermusik dan menjalani kehidupan sehari-hari.

Pada kesempatan itu, Bang Ale sapaan akrabnya menyampaikan, dirinya mulai mengenal musik sejak Sekolah Dasar (SD).

“Waktu itu ane sekolah di SDN 04 Kuningan Jakarta Selatan, umur masih 10 tahunan udah dicekokin orangtua lagu The Mupets Indonesia, Rolling Stones, Godbless dan Koesplus. Bisa maen drum dahulu pas SMP otodidak yah gara-gara diejek ngga bisa maen apa apa dalam bermusik, lalu ane beranikan diri tuk mencoba eksplor pukul drum seadanya. Ketika SMA dah mulai mencoba lepas kendali awal latihan dulu lagunya koesplus,” tuturnya saat ditemui oleh Rizky, Ketua KIB.

Bang Ale melanjutkan, dirinya setelah lulus sekolah sempat menjadi karyawan di beberapa tempat.

“Ane sempat kerja di bangunan selama 3 bulan, terus menjadi karyawan buruh di pabrik PT Astra Honda Motor Cikarang selama 1 tahun. Kemudian pindah lagi ke salah satu restoran selama 3 tahun sebagai Barback,” ujar Bang Ale.

“Setelah itu, pindah ke Hotel JW Marriott Kuningan sebagai RoomBoy selama 2 tahunan, lalu ke PT ISS jadi cleaning servis dan naik menjadi OB di Sctv Kuningan, Jaksel. Terakhir ane pindah ke Tangerang PT Bakrie Building Industries sebagai operator mesin selama 3 tahun dan pada akhirnya bangkrut pabrik,” lanjutnya.

Bang Ale kemudian menjelaskan, sebab dirinya kecelakaan sehingga bisa cacat fisik ketika bekerja menjadi Main Operator di PT Bakrie Building Industries perusahaan milik Aburizal Bakrie.

“Perusahaan milik Aburizal Bakrie saat itu produksi asbes dan bahan bangunan. Kronologi singkatnya ane pas ngangkat cetakan asbes dari baja seberat 100 kg menggunakan alat berat slinknya itu berputar, menabrak rak lain yang ada cetakan asbes, sehingga merosot mengenai kaki ane, tepatnya kena jari kaki sebelah kanan,” jelas Bang Ale.

“Akhirnya keputusan dokter jari kaki ane harus diamputasi, dari jari jempol sampe tengah sisa cuma 2 jari aja. Kalo dokter bilang rasa nyeri yang diakibatkan ketiban cetakan asbes dari baja itu mungkin ga bakal hilang sampai kapanpun bang,” cerita Bang Ale sambil menahan sedih.

Bang Ale saat ditemui oleh Ketua KIB, Rizky.

Dirinya mengungkapkan, saat ini aktivitas harian hanya berdagang.

“Ane sekarang ya kayak gini sehari-hari dagang cilok di depan pom bensin Kedaung Ciputat, sambil bantuin orangtua juga. Biasanya mulai dagang dari jam 8 pagi sampai jam 9 malam,” ungkapnya.

Terakhir, Bang Ale berharap dengan bergabungnya di Komunitas Indie Bersatu (K.I.B) dapat mensupport dirinya untuk berkembang lebih baik lagi.

“Ane sih berharap di KIB saling support dan jangan saling menjatuhkan, kita semua sama baik itu yang kondisi fisiknya lengkap maupun kekurangan (cacat fisik) seperti saya,” tutupnya.

 

 

 

 

Berita Terkait

Hot News!! Hari Ini Wali Kota Depok Akan Lakukan Mutasi dan Pelantikan 3 Kepala Dinas
Tak Ada Lagi Alasan Tak Bisa Mengaji, Yayasan IGMN Hadirkan Belajar Al-Qur’an Gratis di 10 Wilayah Depok
Bupati Bogor Rudy Susmanto Siapkan Revitalisasi Situ Kabantenan Agar Kendalikan Limpasan Air ke Permukiman
Taman Secawan Depok Jadi Salah Satu Sasaran Aksi Vandalisme
Supian Suri Soroti Pentingnya Jaga Kedaulatan Digital di Harkitnas 2026
GASS D1 Gelar Family Gathering Tuk Perkuat Solidaritas dan Ukhuwah Islamiyyah
Kajian Sabtu Pagi (KSP) Pesantren Leadership Primago Tentang Kekuatan Niat: Mengubah Rutinitas Pondok Menjadi Ibadah Menuju Pribadi Yang Produktif Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Peluang Berharga Bagi Anak Yatim, Yatim Puatu, Full Beasiswa SD, SMP, SMA di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:37 WIB

Program Kelas Persiapan Masuk Gontor Terbaik di Jabodetabek Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:22 WIB

Gak Cuma Jago Ngaji, Santri Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Borong 11 Medali di IPB Championship 2026!

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:04 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok, Distribusikan 7 Hewan Qurban Tahun 2026, Ajarkan Makna Pengorbanan dan Ilmu Praktis kepada Santri

Senin, 1 Juni 2026 - 23:06 WIB

MI AL Hidayah Rawadenok Depok Adakan Kegiatan Goes To Bandung Tahun 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Senin, 1 Juni 2026 - 22:57 WIB

SMP Kemala Bhayangkari 2 Jakarta Selatan Gelar Kegiatan Goes To Yogyakarta 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:30 WIB

SMK BUDHI Warman 2 Gelar Kegiatan Goes To Yogyakarta Tahun 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:50 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Terima 1 Ekor Sapi Hewan Qurban di Hari Raya Idul Adha 1447 H dari UPZ Bazma Pertamina

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:32 WIB

Kementrian Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia Salurkan Hewan Kurban ke Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago 2026: Keberkahan dan Manfaat Untuk Para Penghafal Qur’an

Berita Terbaru