Siaranjabodetabek.com – Depok, 27 Juli 2025 — Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kembali terpancar dari warga RW 11 Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. Paguyuban KDS (Kelapa Dua Solid) yang diketuai oleh Bang Safi’i kembali menyelenggarakan kegiatan rutin tahunan: Santunan Anak Yatim dan Dhuafa, yang kali ini digelar di Masjid Ja’mi Nurul Huda, Jalan Prof. Lafran Pane, pada Ahad, 27 Juli 2025.
Dengan mengusung tema “Berbagi Kasih, Mengukir Berkah; Menyantuni Anak Yatim dan Dhuafa sebagai Wujud Ukhuwah Islamiyah dan Kepedulian Sosial”, kegiatan ini menjadi bukti nyata kekompakan dan ketulusan warga RW 11. Tahun ini, kegiatan santunan dipimpin oleh Ust. Zaenal Abidin, S.Sos, bersama para anggota KDS lainnya.
Dalam sambutannya, Ust. Zaenal mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh warga RW 11 yang telah berkontribusi melalui tabungan celengan sosial—sebuah metode unik dan efektif yang dilakukan warga selama satu tahun terakhir. Berkat metode celengan ini, dana terkumpul secara konsisten dan terdistribusi dengan baik kepada mereka yang membutuhkan.
“Alhamdulillah, tahun ini kami menyalurkan santunan kepada 79 anak yatim dan 309 dhuafa dari seluruh RT 1 hingga RT 8 di lingkungan RW 11,” ujar Ust. Zaenal.
Acara ini juga dihadiri oleh tokoh agama sekaligus Pembina KDS, KH. Mukhlis Yusuf Arbi, Lc., MA, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan keberlanjutan kegiatan positif ini.
“KDS harus tetap solid. Pasti ada tantangan dalam menjalankan kegiatan sosial, tetapi kita tidak boleh surut langkah. Terus bekerja untuk lingkungan, terlebih untuk anak yatim dan dhuafa. Jangan pernah puas, tahun depan harus lebih baik lagi,” pesannya.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Lurah Tugu, Bapak Trisakti Anggoro, S.STP., SH, yang memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif warga RW 11 dan Paguyuban KDS.
“Kegiatan seperti ini harus terus dijaga dan dipertahankan. Ini adalah bentuk kepedulian yang nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan kaum dhuafa di lingkungan Kelurahan Tugu,” ujar Tri Sakti Anggoro.

Beliau juga menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Bapak Wali Kota Depok, Supian Suri, yang berhalangan hadir karena menjalankan tugas dinas di Purwakarta.
Kegiatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi merupakan implementasi nyata dari ajaran Islam tentang pentingnya memperhatikan anak yatim dan kaum dhuafa.
Dengan semangat itu, KDS Kelapa Dua Solid bersama warga RW 11 membuktikan bahwa semangat gotong-royong, ukhuwah, dan kepedulian sosial masih hidup dan terus tumbuh di tengah masyarakat.
Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi lingkungan lain dan menjadi amal jariyah bagi semua yang terlibat. Aamiin.









