Siaranjabodetabek.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Walikota Depok Supian Suri, menandatangani prasasti peresmian Pasar Rakyat Citayam yang berada di perbatasan antara Kecamatan Cipayung Depok dan Kabupaten Bogor. Penandatangan prasasti dilakukan di Ruang Soekarno Hatta, Pendopo Bupati Bogor, Kamis (21/8/2025).
Rudy Susmanto menyampaikan, apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam pembangunan Pasar Rakyat Citayam.
“Hari ini kita membangun infrastruktur yang bukan hanya untuk Kabupaten Bogor, tapi juga untuk masyarakat Kota Depok. Sejatinya, membangun bangsa harus dilakukan bersama-sama. Alhamdulillah, peresmian Pasar Rakyat Citayam ini menjadi simbol kolaborasi yang nyata,” tutur Rudy Susmanto.

Rudy menegaskan, pentingnya memastikan pasar dapat beroperasi optimal sehingga manfaatnya dirasakan oleh pedagang dan masyarakat secara luas. Dirinya juga meminta adanya pengelolaan yang tertib dan koordinasi lintas daerah, agar investasi yang sudah masuk benar-benar memberi nilai tambah.
“Jangan sampai pasar sudah dibangun, tapi pedagangnya masih berjualan di luar. Kita harus rapikan bersama-sama. Kota menjadi lebih tertata, pedagang terlindungi, dan masyarakat terlayani dengan baik,” tegasnya.
Rudy Susmanto juga menekankan, bahwa kolaborasi antara Kabupaten Bogor dan Kota Depok tidak berhenti di Pasar Citayam, melainkan akan berlanjut pada pembangunan bersama di wilayah perbatasan lain yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“Masyarakat Bogor adalah masyarakat Depok, begitu juga sebaliknya. Mari kita bangun bangsa ini dari Bogor dan Depok untuk Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Walikota Depok, Supian Suri, menyambut baik peresmian ini dan menilai Pasar Rakyat Citayam akan menjadi pusat ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga di perbatasan kedua daerah.
“Jadi upaya meningkatkan ekonomi warga antar dua wilayah,” jelas Supian Suri.
Ditempat yang sama Dirut PD Pasar Tohaga, Haris Setiawan mengatakan, bahwa Pasar Rakyat Citayam saat ini telah memiliki 730 kios dan los yang dimanfaatkan oleh para pedagang. Dari data yang kami miliki, sekitar 31% pedagang berasal dari Kota Depok, sedangkan sisanya adalah warga Kabupaten Bogor.
Untuk pedagang kaki lima yang saat ini masih berjualan di area sekitar pasar. Pihaknya telah menyiapkan kurang lebih 150 kios/los yang masih kosong, sehingga tidak ada alasan lagi bagi para pedagang untuk berjualan di luar area pasar atau di jalur PKL.
Sebelummya, kesan kumuh, kotor dan tidak terawat yang selama ini melekat pada kondisi Pasar Citayam, Kecamatan Bojonggede, kini telah lepas. Pemerintah Kabupaten Bogor berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Depok, menyulap pasar tersebut menjadi bersih dan megah.









