Dinkes Kota Depok Abaikan Kesehatan Anak Bayi Tujuh Bulan

- Penulis Berita

Rabu, 8 September 2021 - 06:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siaranjabodetabek.com, Depok – Dinas Kesehatan Kota Depok tutup mata atas nasib MGS, seorang bocah berusia 7 bulan yang dirawat inap (Opnam) di Rumah Sakit (RS) Hermina Depok akibat, terinfeksi bakteri.

“Dinkes Depok tutup mata akan nasib anak saya,” kata Ayah MGS, Markus.

Dia mengungkapkan, Dinkes Kota Depok tidak menyetujui berkas surat jaminan kesehatan yang telah diurusnya dengan alasan adanya keterlambatan.

“Memang saya akui, ada keterlambatan kepengurusan. Namun, tidak sepenuhnya itu kesalahan pribadi karena, keterlambatan justru ada di Kelurahan saya tinggal yakni Sukamaju,” ungkap Markus.

Wartawan Suara Kota itu menyebutkan, operator atau staff di Kelurahan Sukamaju terlambat membuat salah satu surat yang akan digunakan untuk memenuhi persyaratan jaminan kesehatan dari Dinkes Kota Depok tersebut.

“Jadi salah satu persyaratan agar mendapatkan surat jaminan kesehatan itu ada Kelurahan yakni SKTT dan SKTM. Kamis, 2 Agustus 2021 Kelurahan Sukamaju tutup karena, imbas dari PPKM,” paparnya.

“Nah, terus saya menghubungi Lurah Sukamaju untuk minta bantuan karena, ini kan urgen. Akhirnya, Lurah Sukamaju menginstruksikan ke bawahannya untuk membantu saya. Namun, Jumat pagi surat itu belum jadi sehingga, pada hari itu tidak dapat dilakukan penguploadan dari Pukesmas setempat,” tambah Markus.

Lebih lanjut, Markus membeberkan, berkas tersebut baru bisa diupload pada Senin, 6 Agustus 2021. Sehingga, telah melewati peraturan yang berlaku di Dinkes Kota Depok yang berujung pada tidak disetujuinya surat jaminan pembiayaan kesehatan tersebut.

“Saya kecewa dengan Dinkes Depok, saya sudah komunikasi langsung dengan Kadinkes Depok. Namun, seperti tidak punya hati. kenapa harus ditolak pengajuan surat jaminan kesehatan saya. Toh kan kesalahan ada di instansi terkait kenapa tidak ada ultimatum,” terangnya.

Lebih dalam, dia membeberkan, anaknya sudah diperbolehkan pulang dari RS Hermina Depok sejak Kamis, 2 Agustus 2021. Namun, karena belum adanya kepastian dari Dinkes Kota Depok anak yang berusia 7 bulan itu terpaksa tertahan.

“Kita tau sendiri bahaya Covid itu seperti apa, saya khawatir anak saya tertular penyakit lain. Apalagi kondisinya belum begitu pulih. Karena, baru selesai sakit kan,” beber Markus.

Karena itu, Markus mengharapkan, Wali Kota Depok maupun Wakil nya agar dapat memberikan solusi atas permasalahan tersebut. Dia juga menyinggung terkait status Kota Layak Anak yang dienyam Kota Depok.

“Ayo, Pak Wali Kota tunjukan langkah solutifnya. Kan Depok ini Kota Layak Anak harusnya dipikirkan juga nasib anak dalam hal kesehatan. Saya mohon kiranya bapak dapat membantu saya. Saya juga yakin bapak memiliki hatinya yang tidak seperti jajaran dibawahnya,” Tagas Markus. (DH).

Berita Terkait

Bupati Bogor Rudy Susmanto Siapkan Revitalisasi Situ Kabantenan Agar Kendalikan Limpasan Air ke Permukiman
​KPK Temukan 8 Masalah Krusial Program Makan Bergizi Gratis, Desak Audit Investigatif BPK!
Bupati Aceh Tamiang Apresiasi PTPN IV PalmCo sebagai Perusahaan Pertama yang Bantu Korban Banjir
Tokoh Masyarakat Bogor Ajak Warga Jaga Kondusifitas dan Tolak Hoaks
Ini Penjelasan PTPN IV Soal Tuntutan Soal HGU Cot Girek
Menata Belanja Negara: Strategi Efisiensi untuk Kesejahteraan Rakyat
Mutasi Jilid 2, Walikota Depok Supian Suri Ingatkan Empat Hal Kepada ASN
Supian Suri Akan Lakukan Mutasi Pejabat Gelombang Kedua Pekan Ini

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:26 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Karya Wisata ke Cirebon Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Senin, 18 Mei 2026 - 18:57 WIB

Di Serbu Warga, Bazar Baju Gratis RT 2 Panggulan Memeriahkan HUT Kota Depok ke 27 tahun 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:26 WIB

Drama Contest Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago : Sarana Berlatih Bahasa dan Seni Peran Santri & Santriwati

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:14 WIB

CV Dirgantara Sejahtera Bersama Menjadi Sponsorship Kegiatan Sosial “Bekam Gratis & Bazar Baju Gratis 2026” Untuk Warga Panggulan Pengasinan Sawangan Depok

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:55 WIB

Pos Ronda RT 02 RW 05 Panggulan Pengasinan Sawangan Kompak Gelar Syukuran 1 Tahun Atas Terlaksananya Kegiatan Ronda Malam

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:34 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Karya Wisata City Tour Jakarta Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:08 WIB

Kajian Sabtu Pagi (KSP) Pesantren Leadership Primago Tentang Kekuatan Niat: Mengubah Rutinitas Pondok Menjadi Ibadah Menuju Pribadi Yang Produktif Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:53 WIB

MTs Daarussa’adah Ciganjur Gelar Rihlah Studi Tour Ke Bandung Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Berita Terbaru