SiaranJabodetabek – Situasi di perbatasan Asia Pasifik memanas setelah militer Pakistan melancarkan serangan udara ke wilayah kedaulatan Afghanistan pada Minggu (22/2) malam. Serangan mendadak ini dilaporkan menghantam area pemukiman dan mengakibatkan puluhan warga sipil, termasuk perempuan serta anak-anak, tewas di tempat.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Afghanistan mengecam keras aksi brutal tersebut. Dalam pernyataan resminya, ia menegaskan bahwa tindakan ini tidak bisa ditoleransi.
”Darah rakyat kami, terutama perempuan dan anak-anak yang tak berdosa, tumpah akibat agresi yang melanggar hukum internasional ini. Kami memperingatkan bahwa setiap jengkal kedaulatan kami yang diinjak akan memicu konsekuensi serius. Dunia harus melihat kekejaman yang terjadi di sini hari ini,” tegas pejabat tersebut.
Hingga saat ini, tim penyelamat masih berupaya mengevakuasi korban dari balik reruntuhan bangunan yang hancur total akibat hantaman rudal.









